Britney Spears Akui Bersalah Nyetir Sambil Mabuk
Britney Spears mengaku bersalah dalam kasus mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang (DUI/driving under the influence) di Ventura County, California.
Pengakuan Spears tersebut tertuang dalam sidang yang digelar pada Senin (4/5) pagi waktu setempat, seperti dilaporkan New York Times.
Seperti diberitakan Variety, Spears mengajukan pengakuan bersalah atas tuduhan pelanggaran ringan mengemudi di bawah pengaruh narkoba dan alkohol. Pengajuan ini memungkinkan dia terhindar dari hukuman penjara.
Spears akan terhindar dari hukuman penjara karena dia mengaku bersalah atas tuduhan yang lebih ringan yang dikenal sebagai "wet reckless." Hal itu memungkinkan terdakwa untuk menjalani masa percobaan selama 12 bulan dan mengikuti kelas DUI.
Britney Spears juga memenuhi syarat untuk kesepakatan tersebut karena tidak memiliki riwayat DUI sebelumnya, tidak ada kecelakaan atau cedera, dan kadar alkohol dalam darahnya rendah.
Berdasarkan laporan kepolisian, seperti diberitakan Deadline pada Kamis (30/4), Britney dihentikan dan diborgol pihak California Highway Patrol sekitar pukul 21.30 malam.
Setelah melalui proses pemeriksaan, pelantun Toxic tersebut baru didaftarkan ke tahanan pada pukul 03.00 dini hari sebelum akhirnya dibebaskan dengan status "cite and release" tiga jam kemudian.
Meski pihak Sheriff belum merinci alasan penangkapan secara mendetail, berbagai media melaporkan bahwa dakwaan yang dijatuhkan masuk dalam kategori misdemeanor atau pelanggaran ringan.
Menanggapi insiden memprihatinkan ini, perwakilan resmi Britney segera merilis pernyataan yang mengakui kesalahan sang artis.
"Ini adalah insiden malang yang sama sekali tidak bisa dimaafkan," ungkap sang juru bicara dalam pernyataan resminya.
"Britney akan mengambil langkah-langkah yang tepat dan mematuhi hukum, dan semoga ini bisa menjadi langkah awal menuju perubahan yang sudah lama tertunda dalam hidupnya."
Setelah penangkapan tersebut, Britney dilaporkan langsung memeriksakan diri ke sebuah fasilitas perawatan.
"Semoga dia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dibutuhkannya selama masa sulit ini. Anak-anaknya akan menghabiskan waktu bersamanya," lanjut pernyataan tersebut.
(end)