Brad Pitt Digugat Perusahaan Pembuat Krim untuk Penis
Brad Pitt digugat oleh perusahaan pembuat krim untuk penis gegara dianggap memiliki kesamaan nama antara produk mereka dengan produk yang dihasilkan oleh mantan suami Angelina Jolie tersebut.
Perusahaan penggugat Pitt tersebut bernama Beau D yang berbasis di Malibu sejak 2020. Mereka memproduksi krim dengan merek "D. Cream" untuk penggunaan pada penis.
Mereka kemudian mengajukan gugatan hukum terhadap lini perawatan kulit milik Brad Pitt, Beau Domaine, dengan tuduhan kesamaan merek dan persaingan tidak sehat menurut hukum umum menurut Kode Bisnis dan Profesi California.
Diberitakan Air Mail dan Page Six pada Kamis (28/5), Beau Domaine sebenarnya adalah lini perawatan kulit yang dimiliki oleh Brad Pitt dan keluarga Perrin asal Prancis yang dikenal sebagai dinasti pembuat anggur mahal.
Semula, bisnis patungan mereka bernama Le Domaine dan diluncurkan secara diam-diam pada 2022. Namun baru pada 2025, merek tersebut diubah menjadi Beau Domaine.
Nama terbaru merek Pitt itulah yang membuat perusahaan Beau D merasa ada kemiripan nama di antara mereka. Beau D sempat mencoba melakukan tiga kali upaya penyelesaian pribadi, tapi gagal karena Beau Domaine mereka mereka tidak mirip.
Kegagalan itulah yang kemudian membuat Beau D yang didirikan oleh Brandon Palas mengajukan upaya hukum terhadap Brad Pitt.
Palas secara resmi menggugat Brad Pitt untuk mengubah nama Beau Domaine agar mereka tidak lagi serupa, serta mengganti biaya kerugian terhadap Beau D senilai US$75 ribu atau Rp1,3 miliar (US$1=Rp17.870).
Beau D mengatakan kepada Air Mail bahwa upaya mereka untuk mengambil alih Beau Domaine 'bukan tentang publisitas atau hukuman'.
"Ini tentang melindungi integritas dari apa yang telah kami bangun selama bertahun-tahun dan memastikan merek independen memiliki hak untuk berkembang tanpa dibayangi atau diencerkan," kata Palas.
Diberitakan Page Six, perwakilan bintang F1 itu menolak berkomentar ketika P6H menghubungi mereka.
(end)