Sarwendah Bantah Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak-anak

CNN Indonesia
Jumat, 05 Jun 2026 15:30 WIB
Sarwendah, melalui pengacara, membantah tudingan mempersulit Ruben Onsu bertemu anak-anak. (Tangkapan layar instagram @sarwendah29)
Sarwendah, melalui pengacara, membantah tudingan mempersulit Ruben Onsu bertemu anak-anak. (Tangkapan layar instagram @sarwendah29)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sarwendah melalui kuasa hukum membantah tudingan mempersulit Ruben Onsu bertemu anak-anak. Pihaknya mengatakan pintu komunikasi selalu terbuka bagi Ruben untuk berinteraksi dengan anak-anaknya.

Tudingan tentang Sarwendah mempersulit Ruben bertemu anak-anak muncul setelah pengacara Ruben mengeluhkan sulitnya akses untuk membawa anak-anak menginap atau bertemu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan belum adanya pertemuan Ruben dan anak-anak bukan karena penolakan, melainkan karena belum ada permintaan yang dikomunikasikan secara jelas.

"Kenapa belum diserahkan ya karena, memang mekanismenya harus diatur dulu dan bukan klien kami tidak pernah menyerahkan," kata Chris Sam Siwu seperti diberitakan detikHot pada Jumat (5/6).

"Tetapi kami merasa, kliennya Bang Minola (Ruben Onsu) tidak pernah meminta," ia menegaskan.

Ia juga membantah terkait pesan yang tidak dibalas Sarwendah sebagai tindakan menghalangi hak ruben. Menurutnya, Sarwendah hanya tidak sempat membalas di tengah kesibukannya.

"Kalau masalah chatting-an satu kali lalu disampaikan chatting-an itu sebagai satu hal akhir dari permintaan dan tidak diserahkan lalu dibilang itu mempersulit, kan nggak pas," jelas Chris Sam Siwu.

[Gambas:Video CNN]

Terkait masalah pesan tak berbalas tersebut, kuasa hukum Sarwendah menyarankan agar Ruben Onsu dapat membangun komunikasi langsung yang lebih intens kepada anak-anak maupun kepada mantan istrinya yang memegang hak asuh.

Hal itu disarankan Chris agar komunikasi terkait jadwal anak-anak dapat diketahui dan disusun dengan baik oleh Sarwendah dan Ruben Onsu selaku orang tua.

"Kapan pun WA aja ke ibunya, WA anaknya. Kalau WA anaknya tidak dibalas WA ke ibunya, atau dua-duanya di WA. Karena gimana pun, anak ini kan enggak bisa berjalan sendiri, harus komunikasi mengenai jadwal dengan orang tuanya yaitu ibunya," kata Chris.

Pihak Sarwendah juga menilai framing menghalang-halangi bertemu anak-anak tidak tepat disematkan kepada kliennya. Chris menegaskan Sarwendah tidak pernah melakukan tindakan menjauhkan anak-anak saat Ruben Onsu datang berkunjung.

"Kalau baru satu kali WA lalu tidak direspons, menurut saya enggak begitu," terang Chris Sam Siwu.

Perselisihan keduanya berasal dari keluhan pihak Sarwendah terkait uang nafkah yang tidak diberikan Ruben sejak enam bulan terakhir.

Pihak Ruben Onsu pun menanggapi keluhan tersebut sebagai bentuk 'protes' karena Ruben mengaku sulit untuk bertemu anak-anaknya yang berada di bawah pengasuhan Sarwendah.

Permasalahan tersebut pun makin bergulir hingga pihak Sarwendah mengatakan ingin mengambil alih rumah di kawasan Cilandak yang saat ini ditempati oleh Sarwendah dan kedua putrinya setelah bercerai.

Ruben Onsu dan Sarwendah dinyatakan resmi bercerai pada 24 September 2024. Humas Pengadilan Jakarta Selatan T. Marbun mengonfirmasi hal itu dan menyatakan perceraian diputuskan secara verstek.

Putusan verstek diambil Majelis Hakim karena Sarwendah selaku tergugat tidak pernah hadir memenuhi panggilan resmi selama proses sidang perceraian.

(van/chri) Add as a preferred
source on Google