WAWANCARA EKSKLUSIF

Yvonne Chapman: Dari Finansial Kini Mantap Melangkah di Hollywood

CNN Indonesia
Rabu, 17 Jun 2026 21:00 WIB
Aktris Yvonne Chapman
Dalam wawancara bersama CNN Indonesia, Yvonne Chapman blak-blakan soal dinamika kariernya hingga dikenal sebagai Avatar Kyoshi. (Laura Baldwinson)

Menolak label tunggal Hollywood

Keberhasilan dalam genre aksi tidak lantas membuat Chapman terjebak dalam pelabelan sepihak sebagai "bintang aksi", tantangan yang kerap membayangi aktor-aktor keturunan Asia di Hollywood.

Chapman secara cerdas mengarahkan karier untuk menghindari kotak tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah sukses sebagai Zhilan Zhang dalam Kung Fu dan Kyoshi dalam Avatar: The Last Airbender, ia sengaja mengambil peran yang lebih mengedepankan pemikiran dan kecerdasan ketimbang emosi dan laga.

Hal itu ia terapkan dengan memerankan Amanda McCoy dalam Superman & Lois serta Madeline dalam The Season yang murni mengandalkan ketegangan emosional tinggi.

"Saya sangat beruntung bisa terlibat dalam proyek-proyek yang memiliki karakter-karakter dengan perspektif yang berbeda-beda," tuturnya.

"Dan saya selalu senang memerankan karakter yang berbeda dari diri saya dan berbeda dari diri saya sehari-hari karena itulah tantangannya, tetapi juga yang paling saya sukai dari profesi ini adalah kemampuan dan kesempatan untuk memasuki dunia yang berbeda dari dunia yang saya tinggali."

Fleksibilitas ini juga terlihat dari bagaimana ia memandang elemen visual dalam berakting. Hal itu yang membuatnya juga terlibat dan sangat menikmati menjadi pengisi suara dalam Armorsaurs.

Ia mengungkapkan begitu menikmati proses pengisian suara yang nyaman tanpa riasan seperti di proyek sci-fi Armorsaurs.

Namun di sisi lain, ia selalu siap dan bahagia untuk masuk ke dalam balutan kostum, rambut, dan riasan berat ala Avatar Kyoshi yang ikonis, selama hal tersebut esensial bagi kekuatan cerita.

Untuk langkah selanjutnya, Chapman mengaku selalu tertarik pada karakter yang berbeda jauh dari kehidupan sehari-harinya.

Ia bermimpi untuk bisa mencoba peran sebagai pahlawan super penuh, atau sebaliknya, karakter yang sangat raw tanpa riasan dan tatanan rambut sama sekali.

Yvonne Chapman sebagai Madeline dalam serial The Season (2026).Yvonne Chapman sebagai Madeline dalam serial The Season (2026). Foto: (martin cheung)

Mantap ke layar lebar

Puncak dari rangkaian pembuktian kariernya terjadi bulan ini, saat Yvonne Chapman resmi diumumkan bergabung proyek film layar lebar terbaru garapan sutradara legendaris peraih Oscar, Oliver Stone, yang berjudul White Lies.

Dalam film tersebut, Chapman akan beradu peran dengan nama-nama besar Hollywood seperti Michael Douglas dan Willem Dafoe.

Bagi Chapman, kesempatan bekerja dengan sutradara sekaliber Oliver Stone merupakan salah satu momen tertinggi dalam kariernya.

Berbeda dengan proyek-proyek sebelumnya yang didominasi oleh serial televisi, White Lies menjadi titik balik besar baginya untuk masuk ke ranah layar lebar berskala masif.

Meskipun masih merahasiakan detail karakternya, Chapman membocorkan film yang mengangkat tema realistis tentang keluarga, kehilangan, dan cinta ini menuntut persiapan kerja yang sangat mendalam darinya.

"Ini adalah karakter yang akan tinggal di dalam diri saya untuk waktu yang sangat lama," tutup Chapman dengan penuh rasa syukur.

Belum ada informasi mengenai rencana penayangan White Lies. Namun, penampilan Yvonne dalam The Season bisa ditonton 17 Juni di Viu.

Sedangkan Avatar: The Last Airbender season 2 tayang 25 Juni di Netflix.

(chri) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2