Abdel Tak Lagi Sesak kala Kenang Mendiang Temon
Komedian Abdel Achrian mengaku kini sudah lebih ikhlas dan mampu mengenang mendiang sahabatnya, Temon Templar, tanpa sesak sepekan setelah kepergiannya.
Ia mengaku rasa sesak yang sempat muncul setiap kali mengenang Temon sudah berangsur hilang. Abdel bahkan sudah bisa menertawakan berbagai kejadian yang pernah mereka alami bersama.
"Kalau ikhlas mah sudah ikhlas ya dari awal juga. Cuma emang sekarang lagi suasana apa ya, dibilang sedih banget enggak, cuma kenangan-kenangan, lucu-lucunya kenangan sama Temon," kata Abdel Achrian seperti diberitakan detikHot pada Selasa (21/7).
"Kalau diinget-inget, emang kalau kemarin-kemarin masih suka sesak kalau inget-inget, sekarang sudah lebih bisa ngetawain kejadian-kejadian waktu-waktu lalu," tuturnya.
Bagi Abdel, hampir semua kenangan bersama pria yang bernama asli Simson Rarameha Ngadang itu selalu dipenuhi canda dan tawa karena sosok sahabatnya itu dikenal sebagai pribadi yang humoris.
Pria yang akrab disapa Cing Abdel itu mengaku sangat terkejut mendengar kabar duka tersebut. Saat Temon mengembuskan napas terakhir, ia sedang berada di Amerika Serikat untuk urusan pekerjaan.
Abdel dan Temon diketahui telah bersahabat sejak 1992, saat keduanya bekerja di Radio SK (Suara Kejayaan), sebuah stasiun radio yang dikenal dengan program-program komedi. Keduanya dikenal luas lewat sitkom Abdel & Temon Bukan Superstar yang rilis perdana pada 14 Juli 2008.
Temon meninggal dunia saat berusia 59 tahun, Minggu (12/7) pukul 08.42 WIB. Berdasarkan konfirmasi pihak medis dan keluarga, Temon meninggal akibat serangan jantung mendadak yang berkaitan erat dengan riwayat penyakit hipertensi yang ia derita.
Mendiang sempat mengalami gejala serangan jantung pada pagi hari sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Setelah kepergian Temon, Abdel Achrian menjanjikan beberapa hal bagi keluarga Temon. Ia disebut berjanji untuk menjaga dan mengayomi seluruh keluarga mendiang sahabat karibnya tersebut.
Rico selaku putra mendiang Temon mengungkapkan janji itu disampaikan Abdel sebagai bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas mendalam, meskipun dirinya berhalangan hadir mengantarkan sahabat ke peristirahatan terakhir.
"Cing Abdel cuma bisa janji bakal ngejagain sekeluarga, ngejagain Mama, adik-adik, semuanya bakal dijagain," beber Rico seperti diberitakan Senin (13/7).
(van/end)