Ha Young Tulis Surat Minta Maaf atas Kontroversi Keluarga Pro-Jepang

CNN Indonesia
Rabu, 12 Agu 2026 14:50 WIB
Aktris Korea Ha Young untuk glam photo The Trauma Code (2025).
Ha Young tulis surat permintaan maaf atas kontroversi riwayat keluarganya yang pro Jepang. (Netflix)

Berikut isi surat permintaan maaf Ha Young soal sejarah keluarga.

"Halo, saya Ha Young.

Pertama-tama, saya menundukkan kepala dan memohon maaf atas kekecewaan serta rasa sakit yang saya timbulkan akibat masalah yang berkaitan dengan kakek buyut saya.

Baru-baru ini, setelah mengetahui tindakan masa lalu kakek buyut saya, Ahn Sang-ho, saya merenungkan sejarah keluarga saya dengan hati yang berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, saya hanya mengetahui kehidupan kakek buyut saya secara sepenggal-sepenggal berdasarkan cerita yang diturunkan dalam keluarga.

Sungguh memalukan, saya sempat membicarakannya di berbagai kesempatan seolah-olah beliau adalah sosok kebanggaan keluarga, padahal sebenarnya saya tidak mengetahui fakta yang sesungguhnya.

Melalui kejadian ini, saya menelusuri sendiri dokumen-dokumen terkait dan mengetahui tentang aktivitas pro-Jepang yang dilakukan kakek buyut saya.

Saya sangat menyesal karena sempat membicarakan sejarah keluarga saya dengan begitu enteng tanpa memahami secara benar sejarah kelam negara kita di masa penjajahan Jepang.

Selain itu, saat kontroversi ini pertama kali muncul, saya sendiri tidak mengetahui fakta yang sebenarnya, sehingga agensi mengeluarkan pernyataan yang menyebut laporan tersebut "tidak berdasar."

[Gambas:Video CNN]

Saya mengakui bahwa kelalaian saya lah yang menyebabkan pernyataan keliru tersebut disampaikan tanpa verifikasi yang memadai. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kebingungan dan luka yang ditimbulkan akibat hal ini.

Saya juga memohon maaf berulang kali atas keterlambatan saya dalam menyampaikan sikap, karena saya merasa sangat terguncang dan sempat bingung mengenai cara menyampaikan permintaan maaf yang tulus mengingat betapa seriusnya situasi ini.

Saya menyadari bahwa ketidaktahuan saya mengenai hal-hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan atau memandang remeh sejarah itu.

Saya menerima kesalahan tersebut dengan hati yang berat dan, sebagai keturunannya, saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus.

Saya merasa semakin menyesal karena telah menimbulkan masalah akibat kekurangan saya, terlebih lagi menjelang Hari Pembebasan Nasional.

Saya akan menyimpan kejadian ini dalam ingatan saya. Saya akan mempelajari sejarah keluarga saya dan era tersebut dengan saksama, serta akan bersikap lebih berhati-hati terhadap sejarah di masa mendatang.

Selain itu, saya akan mempelajari sejarah kita secara mendalam dan berupaya semaksimal mungkin untuk mengabdi dengan penuh rasa hormat kepada para pejuang kemerdekaan serta semua pihak yang telah mendedikasikan diri demi pembebasan dan kesejahteraan negara kita.

Saya akan membuktikannya tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata.

Sekali lagi, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa khawatir akan hal ini.

Hormat saya, Ha Young."

[Gambas:Instagram]

(chri)

HALAMAN:
1 2