Selena Gomez Digugat Dugaan Penipuan Startup Kesehatan Mental

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 15:00 WIB
LOS ANGELES, CALIFORNIA - AUGUST 22: Selena Gomez attends the Season 4 premiere of Hulu's "Only Murders In The Building" at Paramount Studios on August 22, 2024 in Los Angeles, California.   Kevin Winter/Getty Images/AFP (Photo by KEVIN WINTER / GETT
Selena Gomez dan sejumlah pihak perusahaan rintisan alias startup miliknya, Wondermind, digugat oleh investor dengan tudingan penipuan. (Getty Images via AFP/KEVIN WINTER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selena Gomez dan sejumlah pihak perusahaan rintisan alias startup miliknya, Wondermind, digugat oleh beberapa investor dengan tudingan penipuan dan pelanggaran kontrak.

Wondermind merupakan start-up yang didirikan salah satunya oleh Gomez pada 2021 dengan fokus pada kesehatan mental. Gomez tercatat sebagai co-founder, "chief impact officer," dan kepala pemasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam penjabaran di situs resmi, Wondermind dirancang memberikan cara-cara "mudah dan dapat dilakukan untuk memprioritaskan kesehatan mental setiap hari" bagi penggunanya.

Dalam gugatan yang diajukan pada Kamis (13/8) seperti yang diberitakan CNN, lima investor menyatakan mereka telah menanamkan modal sebesar US$1,2 juta pada 2022.

Mereka berharap Gomez akan memanfaatkan ketenaran dan jumlah pengikut media sosialnya yang sangat besar untuk mengembangkan perusahaan.

Namun ternyata, "selama tiga tahun, sementara perusahaan diam-diam runtuh, tidak ada satu pun pendiri, pejabat, atau direktur yang memberikan kabar kepada para investor yang uangnya justru mendanai keruntuhan tersebut."

Kelima investor juga menggugat Mandy Teefey yang adalah ibu Gomez sekaligus co-chief executive officer, serta mantan mitra bisnis mereka, Daniella Pierson.

Mereka digugat atas tuduhan penipuan sekuritas, penipuan menurut hukum umum (common law fraud), pelanggaran kontrak, dan klaim lainnya. Para penggugat menuntut pengembalian investasi mereka serta ganti rugi dan biaya pengacara.

Menurut gugatan, perusahaan mengklaim memiliki valuasi sebesar US$95 juta pada 2022. Saat itu, para investor dibuat percaya bahwa akan ada kemitraan korporat dengan perusahaan seperti JPMorgan, serta "kesepakatan iklan, liputan sampul majalah yang menampilkan selebritas, dan aplikasi inovatif."

"Kemitraan itu tidak ada. Inisiatif-inisiatif tersebut tidak pernah terwujud. Aplikasi itu pun tidak pernah dibuat," tuduh para investor.

Para investor mengetahui masalah yang dihadapi perusahaan melalui sebuah artikel yang diterbitkan The Cut tahun lalu. Artikel tersebut melaporkan perusahaan itu terkendala oleh konflik internal terkait kekuasaan dan hubungan antarpihak.

Artikel tersebut menjadi dasar utama gugatan yang diajukan ini. Gugatan itu mengutip laporan The Cut yang menyebutkan Gomez tidak memenuhi kewajiban kontraknya akibat "masalah pribadi yang berkepanjangan dengan ibunya."

Gugatan tersebut juga mengklaim Gomez, Teefey, dan Pierson secara kolektif memiliki hampir 90 persen saham perusahaan.

Teefey mengatakan kepada para investor bahwa Pierson diduga menggunakan dana investor untuk membantu membayar biaya sewa tempat tinggalnya di New York City, yang mencapai sekitar US$60 ribu per bulan.

Daniella Pierson sendiri diketahui meninggalkan Wondermind pada 2023.

Pierson dalam pernyataannya "membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya dan menyambut baik kesempatan untuk menyajikan dokumentasi konkret serta catatan keuangan yang dapat membuktikan fakta yang sebenarnya."

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan dana investor untuk keperluan pribadi.

Sementara itu, CNN mengatakan Gomez, Teefey, dan Wondermind tidak segera menanggapi permintaan komentar.

(end)
placeholder