Wregas Bhanuteja Kasih Kode Film Baru, Tayang 2027

CNN Indonesia
Selasa, 22 Sep 2026 19:15 WIB
Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring (2023)
Wregas Bhanuteja memberi kode keras garap Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring jadi film. (via Gramedia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sutradara Wregas Bhanuteja memberi kode keras buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring akan menjadi proyek terbarunya.

Kode tersebut diketahui melalui unggahan bersama sutradara Para Perasuk tersebut dengan dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ yang merupakan penulis buku yang pertama kali terbit pada Desember 2023 tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unggahan itu sesungguhnya hanya menampilkan gambar spons cuci piring berbusa dengan tulisan "tayang 2027" di tengahnya.

Wregas pun memberi kode lewat beberapa emoji, seperti kamera film, clapperboard, spons, piring, dan shower, sebagai takarir.

Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring merupakan buku nonfiksi yang membahas proses orang menghadapi kehilangan serta duka melalui hal-hal kecil dalam hidup.

Buku tersebut ditulis berdasarkan pengalaman personal Andreas selaku psikiater sekaligus orang tua setelah menghadapi kepergian ayah dan juga anaknya yang berusia sekitar satu tahun setelah lahir dengan Moebius syndrome.

[Gambas:Video CNN]

Melalui Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring, Andreas menyoroti setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda dalam menghadapi duka. Salah satu yang ia rasakan sendiri adalah dengan analogi mencuci piring.

Mencuci piring, bagi beberapa orang, menjadi aktivitas yang tidak menyenangkan atau bahkan dihindari. Namun, hal itu pada akhirnya tetap harus dilakukan dan ada beberapa tahap sampai piring tersebut bersih.

Melalui Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring tidak mengajari cara melalui kesedihan, kehilangan, dan duka dengan cepat, melainkan secara perlahan dengan memberi ruang untuk sakit hingga bisa berdamai dengan situasi.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai proyek tersebut apalagi artis-artis yang melakoni kisah itu, selain film itu direncanakan tayang tahun depan.

Sementara itu, Wregas Bhanuteja merupakan sutradara sekaligus penulis naskah yang sebelumnya menggarap Penyalin Cahaya, Budi Pekerti, hingga Para Perasuk yang tayang 2026.

Ia juga menjadi sutradara Indonesia pertama yang memenangkan penghargaan di Semaine de la Citique, Cannes Film Festival 2016, untuk film pendeknya yang berjudul Prenjak.

[Gambas:Instagram]

(chri)