Merger Paramount-Warner Bros Jadi Beneran, Karyawan Cemas Kena PHK

CNN Indonesia
Kamis, 24 Sep 2026 06:20 WIB
Logo Paramount dan Warner Bros, Paramount - Warner Bros
Merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery (WBD) akan segera terwujud setelah gugatan antimonopoli dari 12 negara bagian berhasil diselesaikan dengan cara negosiasi. (iStockphoto/Deagreez)
Jakarta, CNN Indonesia --

Merger Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery (WBD) akan segera terwujud setelah gugatan antimonopoli dari 12 negara bagian berhasil diselesaikan dengan cara negosiasi.

Kini, para karyawan dua studio raksasa tersebut berada dalam kondisi cemas akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam beberapa bulan mendatang sebagai imbas merger.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut seorang sumber pegawai yang menjabat sebagai eksekutif, semua pihak ingin tahu apa yang akan terjadi pada nasib mereka setelah kesepakatan Paramount dan 12 negara bagian terjadi.

Variety pada Selasa (22/9) menyebut, karyawan yang berbasis di California merasa sedikit lebih lega setelah pimpinan Paramount, David Ellison, menegaskan perusahaan akan tetap bertahan di negara bagian itu, mengingat kantor pusat WBD berlokasi di New York City.

Namun seorang sumber mengatakan banyak orang merasa "kesal dan kecewa" terhadap para jaksa agung serta tidak yakin dengan konsesi yang berhasil mereka dapatkan.

Mereka juga tidak melihat adanya nilai berarti atau kemampuan untuk mengelola poin-poin kesepakatan tersebut. Ada yang menilai sejumlah topik penting tidak dibahas, seperti nasib televisi kedua studio yang digabung, saluran yang jarang ditonton, hingga soal divestasi dan janji peningkatan produksi.

"Mengapa mereka mengalah?" kata seorang pihak internal. "Menurut saya, orang-orang masih sangat bingung mengenai hal itu."

Selain itu, muncul kesan sejumlah eksekutif terkemuka di perusahaan gabungan tersebut, termasuk bos HBO Casey Bloys, telah mendapatkan jaminan bahwa posisi mereka aman. Sementara itu, karyawan sisanya cemas akan seberapa banyak pekerjaan yang bakal dipangkas.

Seorang pejabat eksekutif mencatat bahwa pengurangan karyawan kemungkinan hanya merupakan tahap awal, karena mustahil untuk melakukan seluruh pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diperkirakan dalam satu langkah sekaligus.

"Menurut saya, hampir pasti mereka akan melakukan PHK massal sebelum akhir tahun. Saya rasa banyak orang di industri ini bahkan tidak menyadari seberapa besar dampak yang akan ditimbulkannya," kata karyawan eksekutif lainnya.

Variety melaporkan PHK dan perampingan hanya disinggung secara sekilas dalam kesepakatan hukum antara Paramount dengan 12 negara bagian penggugat.

Berdasarkan kesepakatan, perusahaan wajib mematuhi perjanjian kerja bersama dan mengalokasikan dana sebesar US$47,5 juta untuk "dana tenaga kerja" selama lima tahun guna keperluan pelatihan serta pengembangan karier bagi karyawan yang terkena PHK.

Di sisi lain, Paramount juga melakukan kesepakatan damai dengan Writers Guild of America (WGA) yang melarang dilakukannya PHK di CBS News selama lima tahun.

Paramount Skydance telah mencapai kesepakatan dengan koalisi 12 negara bagian penggugat merger Warner Bros. Discovery (WBD) dengan gugatan antimonopoli pada Senin (21/9).

Tercapainya kesepakatan itu menyingkirkan penghalang utama dari merger senilai US$111 miliar, sekaligus mengamankan posisi Paramount dari kewajiban membayar pemegang saham WBD senilai US$7 juta sehari bila merger belum tercapai per 1 Oktober.

(end)
placeholder