Aktris pemenang Oscar Susan Sarandon dan bintang serial Hacks Hannah Einbinder ditangkap pihak kepolisian New York (NYPD) saat ikut aksi menolak pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Sidang Majelis Umum PBB.
Penangkapan terhadap bintang Sarandon dan Einbinder terjadi pada Kamis (24/9) waktu setempat ketika jajaran kepolisian bergerak membubarkan paksa massa aksi yang diorganisir kelompok Jewish Voice for Peace.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AFP dan The Guardian memberitakan para pengunjuk rasa sempat memblokir persimpangan jalan dekat markas PBB sembari membentangkan spanduk bertuliskan "Stop Arming Israel" dan "End the Genocide."
Juru bicara NYPD mengonfirmasi bahwa penindakan tegas diambil setelah imbauan untuk membubarkan diri tidak diindahkan massa.
Selain Susah Sarandon dan Hannah Einbinder, polisi juga menangkap calon anggota Kongres AS dari Partai Demokrat, Darializa Avila Chevalier, serta anggota Dewan Kota New York, Chi Ossé.
Aksi penangkapan di luar gedung PBB tersebut bertepatan dengan aksi walk out puluhan diplomat dunia dari ruang sidang utama saat Netanyahu naik ke podium.
Dalam pidatonya, Netanyahu melontarkan kecaman keras terhadap negara-negara yang berbalik arah mendukung pengakuan negara Palestina, termasuk Inggris dan Prancis.
"Mereka menuduh Israel, Israel yang kecil ini, melakukan kolonialisme. Dan siapa yang menuduh kami? Di antara mereka adalah orang-orang di Inggris dan Prancis. Demi Tuhan, mereka sendiri yang menciptakan istilah itu," tutur Netanyahu di hadapan majelis.
Aksi penolakan terhadap kejahatan kemanusiaan di Gaza ini bukan kali pertama bagi Sarandon maupun Einbinder. Keduanya terbilang vokal bersuara, meski berdampak pada kelangsungan karier mereka di industri hiburan AS.
Saat hadir di Festival Film Venesia belum lama ini, Sarandon secara terbuka mengaku kehilangan sejumlah proyek film lantaran sikap politiknya yang berseberangan dengan arus utama industri.
"Saya masih kehilangan tawaran film baru-baru ini karena ada agensi yang melarang orang-orang mempekerjakan saya," ujar Susan Sarandon.
"Namun, saya telah menemukan 'keluarga' saya, menemukan orang-orang saya, dan saya baik-baik saja," kata aktris berusia 79 tahun itu.
Sikap serupa ditegaskan Hannah Einbinder. Saat menghadiri Festival Film Cannes beberapa waktu lalu, Einbinder menyatakan risiko kehilangan pekerjaan di Hollywood tidak ada artinya bila dibandingkan dengan krisis kemanusiaan yang merenggut nyawa warga sipil.
"Konsekuensi dari berdiam diri jauh lebih mahal. Saya tidak pernah berpikir karier kecil saya bisa sebanding dengan satu nyawa manusia sekalipun. Ini adalah kewajiban dan saya akan terus menyuarakan hal ini," ujar Einbinder.
(afp/chri)

