Cartoon Network Terancam Ditutup Imbas Merger Paramount
Warner Bros. Discovery mulai memangkas dan menutup operasi jaringan Cartoon Network menjelang akuisisi raksasa dengan Paramount Skydance bernilai US$111 miliar.
Penutupan unit anak perusahaan ini memicu kekhawatiran luas mengenai potensi penghentian total siaran jaringan televisi animasi legendaris tersebut setelah merger rampung.
Langkah drastis tersebut ditandai dengan penghapusan total merek Cartoonito yang merupakan program anak usia dini milik Cartoon Network dari aplikasi resmi dan saluran televisi di Amerika Serikat per 25 September.
The Direct pada Selasa (29/9) memberitakan seluruh judul tayangan yang masih tersisa kini dilebur ke dalam kategori siaran umum Cartoon Network tanpa penanda identitas merek lagi.
Namun, saluran YouTube resmi Cartoonito masih aktif, karena video-video baru diunggah hampir setiap hari.
Merek ini juga menayangkan episode acara televisinya secara langsung (livestream) 24 jam sehari, 7 hari seminggu di YouTube. Sehingga, Cartoonito tetap eksis di Amerika Serikat melalui cara tersebut.
Penutupan Cartoonito sebenarnya telah berlangsung bertahap sejak pertama kali diperkenalkan pada 2021. Jam tayang yang semula dijatahkan delapan jam per hari dipangkas hingga dihentikan dari jadwal siaran pada Mei 2025.
Sejumlah proyek, seperti Scooby-Doo! and The Mystery Pups mendadak dibatalkan, serial Tom and Jerry Time dialihkan ke pasar internasional.
Kondisi ini memperkuat kecemasan bahwa Paramount bakal mengambil langkah serupa terhadap merek utama Cartoon Network.
Sebagai pemilik Nickelodeon yang telah memiliki porsi pasar kuat di ranah hiburan anak, Paramount diprediksi mengonsolidasi jaringan Cartoon Network ke dalam ekosistem Nickelodeon demi efisiensi finansial dan operasional.
Sejak mengudara pada 1992, Cartoon Network dinilai kurang fleksibel menghadapi pergeseran tren penonton muda jika dibandingkan dengan Nickelodeon.
Upaya Cartoon Network merambah tayangan live-action lewat proyek seperti Level Up dan Incredible Crew dinilai gagal meraih kesuksesan, sehingga menempatkan saluran animasi bersejarah ini ke posisi paling rentan saat restrukturisasi korporasi berlangsung.
(chri)