Paramount Mau Tambah Utang Rp133 M Demi Bisa Akuisisi Warner Bros

CNN Indonesia
Minggu, 27 Sep 2026 23:00 WIB
FILE PHOTO: Paramount and Warner Bros logos are seen in this illustration taken December 8, 2025. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo
Paramount Skydance berencana menambah utang demi bisa mendukung merger dengan Warner Bros. Discovery (WBD) serta melunasi utang tertentu lainnya.(REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Paramount Skydance berencana menambah utang demi bisa mendukung merger dengan Warner Bros. Discovery (WBD) yang mencapai US$111 miliar, serta melunasi utang tertentu lainnya.

Paramount, pada Kamis (24/9), mengumumkan peluncuran sindikasi untuk menggalang dana sebesar US$7,5 miliar atau Rp133,6 miliar (US$1=Rp17.955) melalui usulan tranche tambahan pinjaman berjangka "B" dengan jaminan senior.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara keseluruhan, Paramount menyatakan niatnya untuk menggalang tambahan utang dengan jaminan senilai sekitar US$44,4 miliar, di luar pendanaan yang telah diumumkan sebelumnya.

"Paramount bermaksud menggunakan hasil bersih dari pinjaman ini, bersama dengan kas yang tersedia dan hasil bersih dari pendanaan ekuitas yang telah diumumkan sebelumnya, untuk membiayai harga pembelian dalam akuisisi Warner Bros. Discovery, Inc. yang telah diumumkan sebelumnya serta untuk pelunasan utang tertentu yang ada saat ini," ujar Paramount seperti diberitakan Variety pada Kamis (24/9).

Pada akhir 2026, berdasarkan perhitungan pro-forma, entitas gabungan Paramount-Warner Bros. diperkirakan akan memiliki utang bersih sebesar US$77,2 miliar, menurut estimasi analis Morgan Stanley dalam laporan yang terbit 22 September 2026.

Variety menyebut, dengan adanya tambahan pinjaman yang sedang diupayakan oleh Paramount, estimasi tersebut kemungkinan akan direvisi.

Pendiri Oracle sekaligus miliarder yang merupakan ayah David, Larry Ellison, disebut telah memberikan jaminan pribadi untuk pendanaan ekuitas sebesar US$46,7 miliar bagi pengambilalihan WBD.

Selain itu, Paramount telah mengamankan komitmen pendanaan sebesar US$24 miliar dari dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Menurut Paramount, ketiga dana asal Timur Tengah tersebut akan memiliki 38,5 persen saham entitas gabungan Paramount-Warner Bros.

Kesepakatan merger Paramount dengan Warner Bros. Discovery sendiri sudah mendekati tahap akhir, setelah perusahaan mencapai penyelesaian dengan jaksa agung dari 12 negara bagian terkait gugatan antimonopoli atas akuisisi itu.

Meskipun, sejumlah pihak tetap berusaha menggagalkan merger tersebut seperti yang dilakukan Block the Merger yang mengajukan permohonan darurat kepada Hakim Pengadilan Distrik AS, Martínez-Olguín.

Mereka meminta Hakim Martínez-Olguín untuk "memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang berkepentingan guna mengajukan keberatan secara resmi" terkait proses akuisisi tersebut.

(end)
placeholder