Tiket Free Palestine Tour Sold Out, Macklemore Takjub

CNN Indonesia
Kamis, 01 Okt 2026 16:30 WIB
Macklemore mengumumkan tiket konser bela Palestina yang ia gagas, Macklemore and Friends: Free Palestine Tour, telah ludes terjual alias sold out. (AFP/Arnaud Finistre)
Jakarta, CNN Indonesia --

Macklemore mengumumkan tiket konser bela Palestina yang ia gagas, Macklemore and Friends: Free Palestine Tour, telah ludes terjual alias sold out. Seluruh tiket konser yang digelar di Dublin, Paris, dan London, telah terjual seluruhnya kurang dari seminggu.

"Tiket ketiga pertunjukan tersebut langsung habis terjual," kata Macklemore di Instagram soal konser yang tiket penjualannya dimulai Senin (28/9) dengan Presale dan General Salte pada Rabu (30/9) itu. "Sejujurnya, saya sangat takjub."

"Kami menyelenggarakan acara-acara ini dengan cepat dan dalam semangat kebersamaan, dengan keyakinan bahwa para musisi dapat menunjukkan solidaritas bagi Palestina, memanfaatkan panggung untuk menggalang dana, serta memperlihatkan wujud nyata dari aksi kolektif," katanya.

"Saat pihak penguasa berupaya membungkam seruan kita demi pembebasan, seni akan senantiasa menjadi bentuk perlawanan," kata Macklemore.

"Dublin, Paris, dan London, terima kasih atas antusiasme luar biasa yang kalian tunjukkan. Respons terhadap acara-acara ini kembali mengingatkan kita betapa banyaknya orang di seluruh dunia yang bersatu demi Palestina yang merdeka," katanya.

"Daftar penampil akan segera diumumkan. Tak sabar untuk segera berkumpul bersama," tutup Macklemore dengan menyematkan emoji bendera Palestina.

Macklemore mengumumkan konser Macklemore and Friends: Free Palestine Tour pada 25 September 2026. Konser itu sebagai tindak lanjut setelah dirinya didepak dari The Loop Tour milik Ed Sheeran di Amerika Serikat gegara menyerukan bela Palestina.

"Selama seminggu terakhir, saya menghubungi para seniman yang telah menunjukkan keberanian untuk tampil dan menggunakan panggung mereka demi solidaritas bagi rakyat Palestina, tanpa memedulikan risikonya," kata Macklemore.

"Seniman yang paham bahwa platform kita tidaklah berarti banyak jika kita hanya bersedia menggunakannya saat situasi terasa aman," lanjutnya.

Pertunjukan pertama di ibu kota Irlandia dijadwalkan pada 26 Oktober, diikuti oleh konser di ibu kota Prancis dan Inggris.

"Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan kepada organisasi-organisasi yang mendukung rakyat dan gerakan Palestina," kata Macklemore.

Pada awal September 2026, Macklemore secara mendadak dicoret dari daftar penampil tur Ed Sheeran lantaran menyerukan dukungan bagi Palestina di panggung MetLife Stadium.

Pencoretan tersebut diperparah intervensi miliarder Robert Kraft, pemilik Gillette Stadium, yang mengancam melarang Sheeran menggelar konser jika Macklemore tak disingkirkan.

Aksi pembungkaman tersebut justru memicu efek domino di kalangan pelaku industri musik.

Seluruh jajaran musisi pembuka tur Ed Sheeran-termasuk Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga-memilih mengundurkan diri secara serentak sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore dan penolakan atas praktik sensor di panggung musik.

Macklemore setelah resmi didepak dari tur juga mengumumkan langsung menyumbangkan US$1 juta setara Rp17,73 miliar atau seluruh hasil penampilannya selama menjadi opening acts di panggung Ed Sheeran untuk organisasi kemanusiaan Palestina.

(end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK