Inherit, Film Baru Sutradara Shutter Tayang di Jakarta World Cinema

CNN Indonesia
Minggu, 04 Okt 2026 20:50 WIB
Inherit, film horor terbaru Thailand dibintangi Davika Hoorne, yang rilis pada 2026.
Inherit, film horor baru Thailand garapan sutradara Banjong Pisanthanakun (Shutter), akan tayang dalam Jakarta World Cinema 2026. (GDH 559 Co. Ltd./Tofu Films)
Jakarta, CNN Indonesia --

Inherit, film terbaru garapan sutradara Thailand Banjong Pisanthanakun, dipastikan tayang di Indonesia dalam waktu dekat. Film horor thriller tersebut akan diputar dalam gelaran Jakarta World Cinema (JWC) 2026.

Karya terbaru dari pengarah film legendaris Shutter (2004) tersebut ditunjuk sebagai film penutup festival pada 7 November, sekaligus menandai penayangan perdana proyek teranyar setelah The Medium (2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inherit menjadi adaptasi layar lebar perdana dari novel horor populer Thailand terbitan 1991, Tayat Asun, yang sebelumnya sempat beberapa kali diangkat menjadi serial televisi.

Menggaet aktris Davika Hoorne sebagai pemeran utama, film tersebut menyoroti hancurnya reputasi dan citra sebuah keluarga kaya raya setelah sosok roh kelabang kuno merasuk ke dalam silsilah darah mereka.

CEO GDH 559 Jina Osothsilp sebelumnya mengungkapkan bahwa kekuatan utama proyek ini terletak pada kedekatan unsur kultural yang dibungkus dengan pesan relevan bagi penonton global.

"Cerita ini berakar kuat pada budaya lokal namun memiliki tema universal tentang keluarga dan warisan yang tidak bisa dihindari," ujar Jina.

[Gambas:Video CNN]

Dalam penggarapannya, studio GDH bermitra dengan Barunson E&A-perusahaan asal Korea Selatan di balik sukses Parasite-yang memegang hak penjualan internasional untuk pasar Amerika Utara, Eropa, Amerika Latin, hingga Timur Tengah.

Nama Banjong sendiri sudah sangat familier di kalangan pencinta sinema horor. Selain melahirkan karya ikonis Shutter, ia juga menggarap fenomena komedi-horor Pee Mak yang memecahkan rekor box office sepanjang masa di Thailand.

Sineas kawakan ini bahkan beberapa kali menyambangi Jakarta untuk menyaksikan langsung hasil adaptasi film-filmnya ke dalam versi Indonesia, seperti Kang Mak from Pee Mak serta Shutter.

Kehadiran Inherit menjadi salah satu sajian utama dalam perhelatan JWC 2026 yang digelar secara hybrid.

Jakarta World Cinema dijadwalkan menggelar pemutaran langsung di jejaring bioskop CGV Indonesia pada 31 Oktober hingga 7 November 2026.

Sementara itu, penayangan secara daring melalui platform KlikFilm pada 31 Oktober hingga 21 November 2026.

Jika Inherit tayang sebagai film penutup, peraih piala Palme d'Or Festival Film Cannes, Fjord karya Cristian Mungiu, dipasang sebagai film pembuka.

Secara keseluruhan, JWC 2026 memboyong 207 judul film dari 69 negara yang terbagi ke dalam pelbagai Kategori program. Kategori Icon misalnya, menyajikan karya teranyar para sutradara papan atas dunia.

Beberapa di antaranya All of a Sudden (Ryusuke Hamaguchi), Minotaur (Andrey Zvyagintsev), Parallel Tales (Asghar Farhadi), dan The Samurai and The Prisoner (Kiyoshi Kurosawa).

Sementara program Discovery menampilkan tajuk-tajuk dari sineas generasi baru seperti Ben'Imana (Marie-Clémentine Dusabejambo), A Man of His Time (Emmanuel Marre), dan I'll Be Gone in June (Katharina Rivilis).

Melengkapi deretan program lain, seperti World Cinema, Spotlight Asia, JWC Matinee, Luminary Lens, Real To Reel, hingga KlikFilm Short Movie Competition.

(chri)