Yoo Hae-jin Dapat Perlindungan Polisi Imbas Masalah The Assassin(s)

CNN Indonesia
Kamis, 08 Okt 2026 19:50 WIB
Yoo Hae-jin resmi dapat perlindungan kepolisian menyusul maraknya ancaman keselamatan imbas kontroversi filmThe Assassin(s). (Hive Media Corp)
Jakarta, CNN Indonesia --

Yoo Hae-jin resmi mendapatkan perlindungan kepolisian menyusul maraknya ancaman keselamatan serta gelombang protes yang menargetkan dirinya imbas kontroversi film The Assassin(s).

Kepolisian Daerah Seongbuk Seoul memberikan smartwatch kepada sang aktor yang terhubung langsung ke sistem tanggap darurat 112, di samping meningkatkan intensitas patroli di sekitar kediamannya di utara Seoul.

Namun, kepolisian memastikan tidak menempatkan personel khusus untuk mengawal sang aktor secara melekat.

"Langkah perlindungan dapat diambil ketika terdapat alasan kuat untuk mengantisipasi potensi bahaya," ujar seorang pejabat kepolisian setempat seperti diberitakan Korea Times pada Selasa (6/10).

Kepala Kepolisian Metropolitan Seoul Ko Beom-seok menegaskan jajarannya tidak akan tinggal diam dan bakal mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap segala bentuk ancaman yang ditujukan kepada sang aktor.

Langkah tegas kepolisian ini mengemuka setelah Menteri Kebudayaan Chae Hwi-young secara terbuka meminta aparat untuk memperketat pengamanan bagi jajaran pemain dan kru yang terlibat dalam film tersebut.

Pusaran kontroversi ini bermula dari peran Yoo Hae-jin dalam The Assassin(s), film yang mengulas kembali peristiwa pembunuhan Ibu Negara Yuk Young-su, istri mendiang Presiden Park Chung-hee, pada 1974.

Kelompok masyarakat konservatif melontarkan kritik tajam dan menuding film itu memanipulasi sejarah karena mengindikasikan keterlibatan Park dalam kematian istrinya, alih-alih memfokuskan kesalahan pada Moon Se-kwang yang terbukti menjadi pelaku penembakan.

Aksi unjuk rasa dari ormas konservatif sempat memadati area luar kediaman pribadi Yoo Hae-jin, menuntut agar penayangan film segera ditarik dari bioskop serta mendesak permintaan maaf terbuka dari sang aktor, jajaran pemain lain, hingga tim produksi.

Gelombang protes senada juga menyasar kantor rumah produksi Hive Media Corp.

Massa aksi bahkan menggelar demonstrasi di depan markas pusat waralaba Burger King di Seoul untuk mendesak pemutusan kerja sama komersial.

Pihak Burger King sendiri telah membenarkan pembatalan kontrak iklan berdurasi pendek dengan Yoo, meski menegaskan bahwa langkah tersebut murni alasan bisnis dan tidak berkaitan dengan kontroversi film yang tengah bergulir.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK