Daftar Artis Dunia yang Diboikot Gara-gara Dukung Israel
Gelombang penolakan terhadap artis dunia yang dinilai mendukung Israel kembali mencuat di Indonesia. Penolakan itu sejalan dengan posisi resmi Indonesia terkait dengan isu Palestina.
Beberapa artis yang ditolak masuk ke Indonesia di antaranya penyanyi gospel Israel Houghton dan penyanyi tenor Andrea Bocelli.
Israel Houghton
Pemerintah diketahui telah memutuskan tidak menerbitkan visa untuk musisi Israel Houghton jika mengajukan permohonan masuk ke Tanah Air.
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menyatakan aktivitas dan rekam jejak penyanyi asal AS itu yang menunjukkan dukungan terhadap Israel, telah menjadi perhatian pemerintah.
Hendarsam mengungkapkan sikap tersebut dinilai tidak sejalan dengan posisi Indonesia terkait isu Palestina.
"Atas pertimbangan tersebut, Israel Houghton telah masuk dalam daftar Subject of Interest (SOI) Keimigrasian. Dengan status tersebut, apabila Israel Houghton mengajukan visa untuk masuk ke Indonesia, permohonan visa yang bersangkutan tidak akan diterbitkan," kata dia.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan keputusan penolakan tersebut diambil usai menggelar koordinasi lintas lembaga.
Beberapa lembaga yang terlibat adalah Kemenko Polkam, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kebudayaan, hingga Kepolisian Negara Republik Indonesia.
"Setelah kami melakukan koordinasi dan mempertimbangkan aspek keamanan dalam negeri serta komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, kami berpandangan bahwa kegiatan apa pun yang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk merugikan perjuangan rakyat Palestina tidak akan diperkenankan diselenggarakan di Indonesia," ujar Yusril di kantornya, Jakarta, Senin (5/10).
Andrea Bocelli
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah membatalkan rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri Sudarnoto Abdul Hakim menegaskan pemerintah harus konsisten menolak segala bentuk kegiatan yang melibatkan sosok pendukung Zionisme.
"Kali ini kembali saya ingin menegaskan bahwa rencana konser Andrea Bocelli harus dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan," ujar Sudarnoto dikutip dari situs resmi mui.or.id, Sabtu (10/10).
Disampaikan Sudarnoto, Indonesia secara historis dan konstitusional berdiri tegak menentang segala bentuk penjajahan dan penindasan terhadap bangsa Palestina.
Ia pun menyoroti rekam jejak Andrea Bocelli yang pernah terlibat dalam kegiatan penggalangan dana untuk pasukan militer Israel (IDF) di Los Angeles pada 2010. Selain itu, Bocelli juga tercatat menggelar konser di Tel Aviv pada 2022.
Sudarnoto menyebut bagi MUI rekam Boccelli tersebut tak bisa dibenarkan. Pihaknya juga menyesalkan dugaan dukungan dari kementerian terkait, seperti Kementerian Pariwisata serta Kementerian Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif, terhadap rencana kedatangan musisi tersebut.
Lebih lanjut, Sudarnoto juga menilai keuntungan ekonomi dengan cara menghadirkan seorang pro-Zionis seperti Bocelli tak sesuai dengan semangat bangsa Indonesia untuk menghapuskan penjajahan.
"Jangan berikan panggung kepada siapa pun yang ikut mendanai pembunuh warga Gaza dan Palestina," ujarnya.
(dis/sfr)