Selena Gomez mengakui kebiasaannya dahulu sering menggunakan vape nikotin sudah mengubah suaranya yang menjadi andalannya dalam bernyanyi.
Dalam unggahan di media sosial pada Minggu (18/10), Gomez meminta penggemarnya untuk menjauhi vape nikotin dan merasa dampak yang timbul tidaklah sepadan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak akan bisa mengubah suara saya kembali seperti semula," ujar Gomez seperti diberitakan Variety pada Senin (19/10). "Dulu saya sering menggunakan vape nikotin."
"Sangat sulit untuk berhenti menggunakan nikotin, dan saya hanya ingin mengatakan, jika kalian sedang mengalaminya, atau bahkan baru mencoba-coba menggunakan vape, itu sama sekali not worth it. Itu tindakan yang sangat bodoh, dan dampaknya, suara saya jadi berubah."
Gomez menambahkan bahwa ia mengerti jika ada penggemar yang merasa tidak nyaman mendengarkan suaranya, dan ia mempersilakan mereka untuk berhenti menyimak jika memang tidak berkenan.
Ia mengaku senang karena telah berhasil berhenti dan berharap bisa terus mempertahankannya, meskipun prosesnya sangat sulit.
"Namun, saya tahu jika kalian sedang menghadapi suatu masalah, kalian pun pasti bisa melaluinya," katanya. "Ini memang pengalaman yang sangat buruk."
Variety menyebut dalam siaran langsung di media sosial pada Desember 2025, Gomez tidak menyebutkan soal penggunaan vape. Saat itu, ia hanya menjelaskan bahwa bagian dalam tenggorokannya terkadang mengalami pembengkakan.
Selama bertahun-tahun, Gomez cukup terbuka mengenai kondisi kesehatannya. Ia mengidap lupus dan menjalani transplantasi ginjal pada 2017.
Gomez juga berbicara secara terbuka mengenai diagnosis gangguan bipolar yang dialaminya, termasuk dalam film dokumenter rilisan 2022 yang berjudul Selena Gomez: My Mind & Me.
