Serial Carrie Resmi Lanjut Season 2, Masih Digarap Mike Flanagan

CNN Indonesia
Selasa, 27 Okt 2026 06:20 WIB
Serial Carrie resmi lanjut ke season 2 dan masih akan digarap Mike Flanagan. (Prime/Robert Falconer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Serial Carrie resmi lanjut ke season 2 menyusul kesuksesan musim pertamanya. Sejak tayang perdana pada 7 Oktober 2026, Carrie langsung merajai daftar tontonan nomor satu Prime Video di lebih dari 105 negara.

Selain itu, pujian dari para kritikus juga banyak mengalir, terutama menyoroti akting Summer H. Howell sebagai Carrie White dan Samantha Sloyan yang memerankan sang ibu yang kelewat protektif, Margaret White.

Berbeda dari yang sebelum-sebelumnya, interpretasi Mike Flanagan selaku kreator atas novel legendaris karya Stephen King itu dipastikan tak akan berhenti di tragedi malam perpisahan alias prom night.

Mike Flanagan dan Stephen King dipastikan kembali dalam menggarap Carrie 2. Mereka selaku produser eksekutif telah menyiapkan amunisi untuk musim terbaru, seperti pengungkapan fakta-fakta anyar, perkembangan masif karakter, hingga plot twist.

Flanagan mengaku memang sudah punya visi jangka panjang sejak awal menggarap adaptasi ini. Ia merasa sangat bersyukur karena Stephen King memberikan kepercayaan penuh untuk mengeksplorasi cerita tersebut.

"Selama 50 tahun, kisah Carrie White telah dikenal dan dicintai oleh penonton. Sejak awal, kami ingin membawa cerita ini jauh melampaui malam perpisahan," bebernya.

[Gambas:Video CNN]

Sang maestro horor nyatanya juga ikut tak sabar menantikan reaksi publik melihat babak baru kehidupan gadis dengan kekuatan telekinesis itu.

"Saya tidak sabar menantikan penonton menyaksikan perjalanan Carrie White selanjutnya. Saya dan Mike Flanagan sangat antusias dengan kelanjutan ceritanya. Saya yakin ceritanya akan seru dan menegangkan," timpal Stephen King.

Di sisi lain, Head of Global Television Amazon MGM Studios Peter Friedlander menilai daya tarik serial berjumlah delapan episode ini sukses menjangkau basis penggemar lintas generasi.

Baginya, hal itu membuktikan sentuhan tangan dingin Flanagan berhasil membuat kisah klasik ini tetap relevan di era modern.

"Carrie berhasil memikat penggemar setia Stephen King sekaligus generasi penonton yang baru. Penontonnya datang dari kalangan young-adult hingga penonton internasional, dengan sambutan paling kuat dari penonton perempuan," jelas Peter.

Carrie musim pertama menceritakan masa remaja Carrie yang makin pelik setelah kematian mendadak ayahnya. Ia terpaksa masuk sekolah negeri dan harus bertahan dari kejamnya perundungan di era media sosial.

Situasi makin pelik karena situasi tersebut terjadi berbarengan dengan bangkitnya kekuatan misterius di dalam dirinya.

Sosok ikonis Carrie diperankan Summer H. Howell setelah menyingkirkan hampir 1.500 pesaing saat audisi. Ia beradu akting dengan deretan pemeran menjanjikan seperti Siena Agudong, Alison Thornton, Joel Oulette, hingga Amber Midthunder dan Matthew Lillard.

Jajaran pemain itu makin semarak dengan hadirnya bintang tamu yang juga 'langganan' proyek Flanagan sebelumnya, macam Kate Siegel dan Rahul Kohli.

Pengumuman musim kedua ini seakan menjadi perayaan tersendiri bagi waralaba Carrie.

Pada 3 November 2026, mereka bakal merayakan peringatan 50 tahun perilisan film adaptasi legendaris Carrie (1976) garapan sutradara Brian De Palma yang dulunya sempat sukses menembus nominasi Oscar.

Namun, belum ada informasi mengenai target penayangan Carrie season 2 di Prime Video.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK