Seperti diberitakan Reuters, pertempuran ini terjadi di Kupwara, Kashmir utara sejak Selasa (2/12) malam ini menewaskan enam anggota kelompok militan.
Sementara, di kubu militer India, satu orang tentara terbunuh dan empat lainnya luka-luka dalam baku tembak yang berlangsung beberapa jam tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Minggu lalu, kelompok militan ini memakai seragam tentara dan menyerang pangkalan militer India di dekat perbatasan Pakistan.
Akibat serangan tersebut, sebanyak 10 orang meninggal dunia di daerah yang tengah bersengketa selama lebih dari setahun tersebut.
Pada Selasa (2/12) kelompok militan ini kemudian menerobos pagar perbatasan bahkan setelah badai salju memblokade rute di pegunungan tersebut.
"Mereka menggunakan peralatan canggih untuk menyusup melalui salju," ujar salah satu perwira militer.
Biasanya, penyusupan ini terjadi pada musim panas agar dapat mudah melewati gunung tinggi yang akan tertutup salju di musim dingin.
Puluhan ribu orang yang lelah akan perselisihan bertahun-tahun ini mengambil langkah dengan pemungutan suara yang berakhir pada akhir bulan ini.
Partai yang dipimpin Perdana Menteri India Narendra Modi berniat memenangkan kekuasaan di Kashmir yang mayoritas merupakan umat Muslim dengan menjanjikan pemilih untuk pembangunan India seperti negara-negara lainnya.
Baca juga: Militan Serang Pangkalan Militer di Kashmir, 10 Tewas