Pria yang diidentifikasi sebagai Jeremy Mott, 24, dari Mount Vernon, mem-posting di akun Facebook dan Instagramnya pada Desember lalu, ancaman untuk melukai dan membunuh polisi di kota, menurut pengaduan pidana di Pengadilan Distrik AS.
Salah satu ancaman yang diposting pada 24 Desember di Facebook menunjukkan gambar digital seseorang menembakkan pistol ke sebuah kendaraan polisi, dengan sebuah pesan: ”polisi di Mount Vernon ... Beginilah mereka akan berakhir”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembunuh polisi itu bunuh diri beberapa menit kemudian.
"Kami tidak akan mentolerir ancaman kekerasan terhadap petugas polisi. Titik," kata Preet Bharara, Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York dalam sebuah pernyataan.
Mengenai keterlibatan media sosial, Bharara mengatakan: "Penegakan hukum tidak harus menunggu hingga ancaman dilakukan, jadi sekarang terdakwa harus menjawab atas niatnya mengancam, seperti yang dituduhkan."
Komisaris Polisi New York William Bratton mengatakan pekan lalu bahwa ada lebih dari 80 ancaman terhadap polisi di media sosial pada minggu sebelumnya yang telah berujung pada setidaknya 15 penangkapan.
Mott akan dikenai tuduhan membuat ancaman antarnegara bagian. Jika terbukti bersalah, ia menghadapi kemungkinan hukuman hingga lima tahun penjara.