SITE Intelligence Group, yang memonitor organisasi Islam radikal di media, mengatakan pada Jumat (9/1) ISIS memuji para pelaku penembakan dalam dalam sebuah catatan singkat dalam buletin audio harian ISIS, yang dibagikan di Twitter dan forum jihad pada hari Kamis (8/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Charlie Hebdo, adalah majalah satire yang pernah menerbitkan kartun Nabi Muhammad, serta mengkritik Islam serta agama lain dan tokoh-tokoh politik.
Sepuluh wartawan dan dua petugas polisi tewas dalam serangan itu, yang telah menimbulkan pertanyaan soal keamanan di dunia Barat dan sekitarnya, mengingat terduga pelaku telah beberapa kali tersangkut kasus terorisme dan pernah dipenjara.
Sementara itu, polisi Perancis sejauh ini menyebut tiga orang terlibatd alam pelaku penembakan; Hamyd Mourad, 18, dan dua bersaudara Kouachi.
Mourad telah menyerahkan diri pada Rabu (7/1) malam sementara Cherif dan Said Kouachi masih buron.