Diculik Saat Lahir, Seorang Anak Ditemukan 17 Tahun Kemudian

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Kamis, 05/03/2015 19:05 WIB
Diculik Saat Lahir, Seorang Anak Ditemukan 17 Tahun Kemudian Zephany Nurse diculik saat baru dilahirkan di salah satu rumah sakit di Cape Town pada 1997. (Ilustrasi/thinkstockphotos.com/Cameron Whitman
Jakarta, CNN Indonesia -- Namanya Zephany Nurse, walaupun gadis asal Afrika Selatan itu tidak biasa dipanggil demikian selama 17 tahun ia hidup.

Zephany yang berarti "disembunyikan Tuhan" nampaknya cocok disandangkan pada seorang gadis yang diculik saat lahir dan akhirnya ditemukan secara tidak sengaja.

Kepolisian Afrika Selatan awalnya bungkam masalah ini. Namun, kasus ini tercium publik ketika Juru bicara kepolisian, Andre Traut, mengungkap bahwa seorang perempuan ditahan pekan lalu. Ia diganjar hukuman lantaran menculik dan berpura-pura menjadi ibu biologis seorang anak.


Zephany baru saja lahir saat ia diculik dari sebuah rumah sakit di Cape Town pada 1997. Empat tahun berselang, pasangan Celeste and Morne Nurse kembali dikaruniai seorang anak.

Waktu berlalu, Zephany telah berusia 17 tahun mengenyam pendidikan tingkat akhir di sekolahnya.

Anak kedua Nurse kini juga tengah duduk di bangku kelas delapan di salah satu sekolah di Cape Town.

Seorang teman dari anak kedua Nurse tanpa sengaja membongkar kasus penculikan ini. Ia mengatakan pada anak kedua Nurse bahwa ia melihat seorang anak kelas akhir yang sangat mirip dengannya.

Kedua anak itu kemudian berteman dekat.

Tanpa sengaja, Morne bertemu dengan teman anaknya itu. Ia juga terperangah melihat kemiripan anaknya dengan temannya itu.

Morne akhirnya menghubungi polisi. Singkat cerita, tes DNA dilakukan dan polisi menahan wanita 50 tahun yang membesarkan Zephany.

Menurut Asosiasi Pers Afrika Selatan, lingkungan sekolah itulah yang mempertemukan Zephany dengan orang tua biologisnya, Celeste dan Morne Nurse.

Sementara Morne sibuk memberikan keterangan bahwa mereka tidak pernah hilang harapan dalam mencari anaknya, Zephany sendiri ditahan di yayasan sosial.

Nurse hanya bisa menjenguk Zephany dalam waktu singkat.

Pada Selasa (3/3), Zephany akhirnya merilis pernyataan melalui Pusat Hukum Anak.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang mendukung saya melalui ini semua, tak hentinya berdoa dan tidak menyerah mencari saya. Dalam keadaanini, saya baik-baik saja," katanya. (stu/stu)