Pada 2050 Islam akan Mendominasi, Muslim Terbanyak di India

Denny Armandhanu | CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2015 11:56 WIB
India akan melampaui Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbanyak di dunia. Hal ini berdasarkan survei lembaga Pew Research Center. India akan melampaui Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbanyak di dunia. Hal ini berdasarkan survei lembaga Pew Research Center. (lustrasi/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Islam diprediksi akan menjadi agama dengan perkembangan paling pesat di masa depan, melampaui pertumbuhan pemeluk Kristen. Indonesia diprediksi tidak lagi menjadi negara dengan pemeluk Islam terbanyak di dunia, akan tergusur oleh India.

Hal ini diungkapkan dalam hasil penelitian lembaga survei Pew Research Center, Amerika Serikat, pekan ini, yang menunjukkan bahwa Islam berkembang dua kali lebih cepat ketimbang pertumbuhan populasi global. Muslim akan berkembang dari 23 persen tahun 2010, yaitu 1,6 miliar orang, menjadi 30 persen di tahun 2050, menjadi 2,8 miliar. Pertumbuhan Islam bahkan diprediksi melampaui Kristen.

Pew memperkirakan pada tahun 2050 mendatang satu dari 10 orang Eropa bakal memeluk agama Islam. (Baca: Prediksi 2050: Satu dari 10 Orang Eropa Beragama Islam)


Dalam sensus tahun 2010, Indonesia menempati posisi puncak jumlah Muslim dunia, yaitu 209.120.000 atau 13 persen dari populasi umat Islam dunia, sementara India di ranking kedua dengan 176.200.000 orang, 14 persen dari populasi negara itu.

Namun tahun 2050, India akan melampaui Indonesia sebagai negara dengan umat Islam terbanyak di dunia. India akan tetap negara mayoritas Hindu, namun angka umat Islam di negara itu pada 2050 diprediksi mencapai 310.660.000 orang.

Indonesia di tempat ketiga dengan 256.820.000 umat Islam, masih agama mayoritas. Tempat kedua adalah Pakistan dengan 273.110.000 orang, naik dari posisi ketiga tahun 2010.

India bisa melampaui Indonesia karena tingkat kesuburan warga Muslim negara itu yang tinggi, yaitu 3,2 anak per perempuan. Sementara tingkat kesuburan di Indonesia hanya 2,0 anak per perempuan.

Tingkat kesuburan yang tinggi ini juga merupakan salah satu faktor mengapa pertumbuhan Islam dunia pada 2050 akan menjadi yang paling pesat di antara agama lainnya.

Rata-rata dari pasangan muslim memiliki 3,1 anak per perempuan. Sedangkan, jemaat Kristen memiliki rata-rata 2,7 anak per perempuan dan Yahudi rata-rata 2,3 anak per perempuan.

Penyebab lainnya adalah adanya prediksi menurunnya populasi pemeluk Kristen di berbagai negara. Amerika, Inggris, Australia, Perancis, Belanda merupakan negara-negara yang pemeluk Kristennya diprediksikan menurun.

Pada survei terakhir tahun 2010, agama Kristen adalah agama terbesar di dunia. Agama ini dipeluk hampir sepertiga dari warga dunia yang diperkirakan berjumlah 2,1 miliar jiwa kala itu, atau 31 persen dari populasi dunia. Sedangkan Islam menduduki peringkat kedua dengan dipeluk oleh 1,6 miliar jiwa, setara 23 persen dari populasi global. Tahun 2050, jumlah umat Kristen diperkirakan stagnan di angka 31 persen populasi dunia, namun jumlahnya naik sedikit ke angka 2,9 miliar. Sementara umat Islam naik drastis menjadi 2,7 miliar, mencakup 29 persen populasi global.

Penurunan jumlah umat Kristen, menurut riset Pew Research Center, di Eropa rata-rata mencapai separuhnya, sedangkan di Amerika populasinya bakal menurun sekitar 60 persen dari populasinya sekarang ini. Dengan demikian, kesimpulannya menyebutkan di benua Eropa, jumlah muslim mencapai 10 persen dari total populasinya pada 2050 dan Islam pun menjadi agama mayoritas di 51 negara.

Penelitian Pew ini menggunakan 2.500 sumber data, termasuk sensus, survei demografi, survei populasi dan studi-studi lainnya. Sensus diambil dari 90 negara yang meliputi 45 persen masyarakat dunia. (den/stu)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER