Diberitakan New York Daily News, Kamis (9/3), insiden ini terjadi pada penerbangan nomor 671 Selasa lalu dari bandara Reykjavik di Islandia menuju Denver, Amerika Serikat.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa menit kemudian, kapten pilot mengatakan pesawat disambar petir namun semuanya baik-baik saja dan penerbangan akan dilanjutkan.
"Saya kaget melihat lubang di hidung kapal. Saya bersyukur kami bisa sampai dengan selamat," kata Maxwell.
Pilot tidak mengetahui kerusakan di pesawat hingga mereka mendarat. Namun perjalanan itu berjalan mulus dan pilot melakukan semua protokol penerbangan yang disyaratkan.
Jeffrey Price, professor manajemen penerbangan di Metropolitan State University di Denver mengaku tidak kaget pesawat bisa terbang dengan mulus.
Namun dia terkejut melihat lubang di hidung pesawat.
"Pesawat masa kini dibangun agar tahan terhadap kerusakan dan robekan," kata Price.
Namun beberapa ahli penerbangan menyayangkan tindakan pilot yang tetap melanjutkan perjalanan, seharusnya putar balik ke bandara terdekat.
"Pilot seharusnya memutar. Ini adalah langkah yang tepat karena kita tidak tahu apa kerusakannya. Sambaran petir bisa menghilangkan tekanan udara di bagian depan pesawat, sehingga bisa merusak strukturnya, berisiko membuat seluruh bagian depan terlepas," kata ahli penerbangan Greg Feith. (stu)