Seperti dilansir CNN, Kamis (7/5), laporan dari seorang Inspektur Jenderal Pentagon ini lebih mencengangkan ketika melihat bahwa para karyawan menghabiskan uang jutaan dollar untuk judi dan US$96,576 atau setara Rp1,2 miliar untuk "hiburan dewasa."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara segala penyalahgunaan kartu ini akan ditanggapi secara serius, jumlah penyelewengan sangat kecil jika dibandingan dengan jumlah dan skala program biaya perjalanan dari Departemen Pertahanan," katanya.
Kartu kredit tersebut seharusnya digunakan untuk membayar biaya perjalanan. Menindaklanjuti penyalahgunaan ini, Pentagon telah melakukan beberapa tindakan kepada para pelaku.
Pentagon juga memastikan bahwa dana yang diselewengkan tersebut tidak berasal dari uang pajak rakyat. Pasalnya, para karyawan nantinya harus mengganti uang pemakaian kartu kredit tersebut. (den)