"Menurut informasi dari Kementerian Luar Negeri Pakistan melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Islamabad pada pukul 16.46 WIB, diperoleh informasi bahwa istri Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan, Hery Listyawati, meninggal dunia," ujar Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi, dalam jumpa pers di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (8/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Helikopter yang jatuh membawa 17 penumpang dan 11 di antaranya adalah warga negara asing," tutur Retno.
Sebelumnya, Al Jazeera melansir bahwa enam orang yang tewas tersebut adalah dua pilot warga negara Pakistan, Dubes Norwegia untuk Pakistan, Leif Larsen, Dubes Filipina untuk Pakistan,
Domingo Lucenario, dan istri dari Dubes Malaysia untuk Pakistan, dan juga Hery yang merupakan istri dari Dubes RI untuk Pakistan, Burhan Muhammad.
Militan Taliban sempat mengklaim menjatuhkan helikopter itu untuk mengincar Sharif, namun dibantah militer yang mengatakan bahwa insiden ini terjadi akibat kerusakan mesin.
Sharif menyatakan satu hari berkabung sebagai bentuk belasungkawa insiden tersebut.
Retno mewakili pemerintah Indonesia juga menyampaikan belasungkawa atas insiden ini.
"Kementerian Luar Negeri menyampaikan belasungkawa yang sangat dalam atas meninggalnya Ibu Hery Listyawati Burhan Muhammad dan juga meninggalnya para korban lainnya dalam kecelakaan tersebut," ujar Retno. (den)