“Warga yang malang itu sedang berjalan menuju peternakan ayam dan tanpa peringatan apapun ditabrak dengan jip militer,” katanya, seperti yang diberitakan kantor berita Reuters.
Selain menabrak sang warga yang malang, mereka juga memukuli korban dengan senapan. “Posisi kepala warga dijepit lutut seorang tentara ke tanah, lainnya memukul dengan senapan,” kata salah seorang warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Nail ini membantah pernyataan militer Israel yang menyebutkan bahwa insiden penabrakan warga Palestina dipantik serangan para pemuda Israel terhadap mereka. Bahkan juru bicara militer Israel mengatakan aksi yang dilakukan oleh serdadu Israel bukan tanpa tujuan.
“Itu terjadi dalam operasi penangkapan para militan Palestin,” katanya, seperti yang diberitakan kantor berita Reuters.
Militer Israel dalam kronologi kejadian versinya mengatakan bahwa ada serangan yang mendahului aksi mereka. "Sopir (tentara Israel) terkejut dan membanting setir, memukul orang itu," katanya.
Namun di lapangan, pernyataan itu berbeda dengan keterangan Nail.Menurut Nail, tak ada satu pun serangan yang mendera militer Israel dan kendaraannya pada saat kejadian berlangsung.
Berdasarkan informasi di lapangan, saat kejadian berlangsung militer Israel sangat membabi buta. Selain menabrak sang warga yang malang, mereka juga memukuli korban dengan senapan. “Posisi kepala warga dijepit lutut seorang tentara ke tanah, lainnya memukul dengan senapan,” kata salah seorang warga.
"Berdasarkan penyelidikan awal, perilaku yang ditampilkan dalam insiden itu tidak konsisten dengan yang disampaikan tentara Israel," kata salah satu otoritas Palestina. (sip)