Diberitakan The Guardian awal pekan ini, dalam klaim yang disampaikan Korut melalui kantor beritanya, KCNA, pemerintah Kim Jong Un mengatakan bahwa ilmuwan mereka telah berhasil menemukan obat untuk MERS, Ebola, Sars dan bahkan AIDS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situs pro-Korut Minjok Tongshin mengatakan bahwa obat itu awalnya dibuat tahun 1996.
"Virus mematikan seperti SARS, Ebola dan MERS adalah penyakit yang berhubungan dengan sistem kekebalan, sehingga bisa dengan mudah diatasi dengan obat suntik Kumdang-2, yang merupakan pengembali kekebalan tubuh yang kuat," ujar KCNA.
Klaim Korut ini keluar seiring upaya negara tetangga, Korsel, melawan MERS yang telah menewaskan puluhan orang. Hingga saat ini belum ada obat untuk penyakit ini.
Kumdang-2 dijual melalui distributor Korut dan Rusia. Untuk satu paket dasar suntikan Kumdang-2 dibanderol sangat murah, yaitu 1.500 ruble atau sekitar Rp369 ribu.
Korut tidak memberikan bukti-bukti ilmiah apa pun terkait klaim mereka. Hal ini jelas akan menimbulkan keraguan.
Keraguan juga kiranya muncul jika mengingat ketakutan yang luar biasa Korut saat Ebola mewabah di Afrika. Walaupun tidak ada kasus Ebola tercatat di negara-negara tetangga Korut, namun Kim Jong Un menutup negaranya selama enam bulan untuk para turis.
Korut juga diyakini tengah berjuang mengatasi wabah penyakit seperti TBC dan penyakit pernafasan lainnya yang merupakan penyebab kematian nomor satu di negara itu, seperti disampaikan WHO. (den)