Tiba di Perancis, Hollande dijadwalkan bertemu dengan Dewan Pertahanan, selambatnya 15 jam ke depan.
Serangan terduga ISIS mengejutkan Perancis pada Jumat (26/6), ketika dua orang menyerang sebuah pabrik gas, Air Products, menyebabkan ledakan dan memenggal kepala seorang korban lalu menancapkan kepalanya di pagar kawat pabrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan yang terjadi di kota Saint-Quentin-Fallavier, 30 km dari Lyon ini mengakibatkan satu orang tewas.
Pihak berwenang setempat menyatakan saat ini satu orang pelaku telah dibekuk pihak kepolisian.
Dilaporkan France24, pelaku membuka botol gas dan memicu ledakan, menyebabkan beberapa orang terluka.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris David Cameron menyampaikan simpatinya kepada Hollande di Brussels.
“Perdana Menteri (Cameron) baru saja berbicara pada Presiden Hollande untuk mengekspresikan simpatinya terhadap insiden yang sepertinya terjadi di sana,” kata sumber Reuters. (stu)