Seperti diberitakan Asiaone, Selasa (30/6), KFC adalah restoran besar pertama asal AS yang dibuka menyusul reformasi pemerintahan dari sistem junta militer ke demokrasi di Myanmar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moe mengatakan tidak khawatir lingkar pinggang membesar setelah memakan menu cepat saji yang bagi sebagian orang tidak sehat itu.
"Ini sangat terkenal di masyarakat internasional, jadi sudah pasti sehat," kata dia.
Masuknya KFC merupakan bukti investasi asing yang mulai tergiur dengan 51 juta konsumen potensial di Myanmar. Sebelumnya di bawah pemerintahan junta, Myanmar terisolasi.
Warga Myanmar untuk pertama kalinya merasakan ayam goreng KFC di cabang Yangon. (Reuters/Soe Zeya Tun) |
KFC diprediksi akan menguasai pasar cepat saji di Myanmar. Namun KFC bukan restoran asing pertama yang menjual makanan cepat saji.
Sebelumnya pada tahun 2013, restoran burger Lotteria membuka cabang pertama mereka dan kini telah melebar hingga tujuh gerai.
Restoran KFC di Yangon berisikan 240 kursi. Di hari pertama dibuka, manajemen KFC Yangon memberikan porsi yang lebih besar dan harga yang murah.
KFC kini memiliki lebih dari 19.400 restoran di 120 negara di seluruh dunia, sebanyak 80 persen perkembangan terjadi di pasar yang berkembang.
Para pemuda Yangon antusias ingin merasakan gurihnya ayam dengan 11 bumbu rahasia Kolonel Sanders itu. Beberapa di antara mereka terlihat melakukan selfie dengan latar lambang KFC.
Htet Ei, mahasiswa berusia 18 tahun mengaku mengecek setiap hari untuk mengetahui kapan restoran itu dibuka.
"Sekarang pemuda di negara ini bisa memakan apa yang pemuda di negara lain makan. Saya akan selalu datang ke sini," kata Ei. (den)
Warga Myanmar untuk pertama kalinya merasakan ayam goreng KFC di cabang Yangon. (Reuters/Soe Zeya Tun)