"Kita mau menyelamatkan orang-orang agar tidak diradikalisasi," kata Wakil Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean di Masjid Khadijah kemarin, seperti dilaporkan oleh Strait Times.
"Anak-anak muda, seperti seorang pemuda berumur 17 tahun yang baru ditangkap, rentan terhadap pengaruh radikal di internet," lanjut Teo ketika membuka peluncuran jalur konseling (helpline), tepat sebelum berbuka puasa dengan komunitas Muslim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua RRG Mohamed Ali mengatakan bahwa jalur konseling ini dapat mencegah anak muda untuk mencari informasi tentang agama dari sumber-sumber yang sesat. Jalur konseling ini dapat membantu mereka mengklarifikasi keraguan yang mereka punya terhadap masalah agama.
Jalur konseling ini beroperasi dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore, dari Senin hingga Jumat.
Umat Muslim di Singapura disinyalir berjumlah 450 ribu sampai 500 ribu jiwa, atau 14 hingga 15 persen dari keseluruhan populasi negara itu. (den)