Jeda kemanusiaan yang ditengahi oleh PBB ini seharusnya berjalan selama satu minggu dan bertujuan agar bantuan bisa dikirim ke 21 juta rakyat Yaman yang selama tiga bulan mengalami perang saudara.
Satu koalisi negara-negara Arab melakukan serangan bom lewat udara dengan sasaran gerakan Houthi yang merupakan sekutu Iran sejak akhir Maret untuk mengembalikan kekuasaan kepada Presiden Abd-Rabbu Mansour, yang melarikan diri ke Riyadh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Aden, salah satu wilayah yang paling parah dilanda perang, para saksi mengatakan pasukan Houthi menembakkan mortir dan roket Katyusha ke arah pejuang oposisi yang berbasis di wilayah utara kota itu serta di sekitar bandara internasional.
Aksi serangan udara oleh sekutu Arab dan juga pertempuran darat telah menewaskan lebih dari tiga ribu orang sejak 26 Maret.
Houthi, yang merupakan sekte Muslim Syiah dan sekutu militernya mengatakan telah menyebar ke seluruh negara itu sebagai bagian dari revolusi melawan pemerintah yang korup, dan militan Sunni garis keras yang merupakan sekutu pasukan lawan. Mereka menegaskan akan terus melanjutkan pertempuran meski ada jeda kemanusiaan PBB.
“Pasukan keamanan dan angkatan bersenjata mempertahankan hak untuk bertempur dan memburu elemen-elemen al Kaidah dan ISIS sebagai bagian dari langkah membela rakyat kami,” ujar Kolonel Sharaf Luqman, juru bicara militer Houthi, dalam pernyataan tertulis yang dikeluarkan Sabtu.
Seluruh kubu yang terlibat dalam konflik Yaman sebelumnya menyambut baik jeda kemanusiaan itu dan meminta agar periodenya diperpanjang.
Tetapi pemerintah di pengasingan menginginkan Houthi membebaskan tahanan dan menyerahkan wilayah yang direbut dalam pertempuran paling akhir, sementara Houthi meragukan masa jeda ini akan bisa dipertahankan.
“Agresi Arab Saudi, dengan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, mengkonfirmasi bahwa mereka akan terus melakukan agresi ke Yaman, dan tidak akan melaksanakan janji kepada PBB,” ujar seorang pejabt militer yang dikutip oleh kantor berita pemerintah Saba. (yns)