Diberitakan Reuters, Senin (27/7), juru bicara Angkatan Bersenjata Swedia Anders Kallin menolak menyimpulkan bahwa itu adalah kapal selam Rusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan pemburu harta karun Ocean X Team mengaku yakin betul itu adalah kapal selam Rusia.
"Tidak diketahui berapa umur kapal selam itu dan sudah berapa lama berada di dasar laut, namun huruf sirilik di lambungnya mengindikasikan benda itu berasal dari Rusia," ujar pernyataan Ocean X Team.
Salah seorang pemburu harta karun yang menemukannya, Dennis Asberg, mengatakan pada koran Expressen bahwa kapal selam itu terlihat modern. Namun seorang ahli yang dikutip koran tersebut meyakini kapal selam itu tenggelam tahun 1916.
Penemuan ini terjadi ketika penerobosan batas negara sering dilakukan kapal selam Rusia, terutama di tengah ketegangan antara Moskow dan Barat terkait konflik Ukraina.
Selama Perang Dingin, angkatan laut Swedia sering mengejar kapal selam Soviet di perairan dalam.
Pada tahun 1981 terjadi insiden "Whiskey on the Rocks", saat kapal selam nuklir kelas Whiskey milik Soviet terdampar dekat pangkalan angkatan laut yang jauh masuk ke perairan Swedia setelah karam, menyebabkan ketegangan diplomatik kedua negara.
Sering juga terjadi alarm palsu. Tahun 1995 perdana menteri Swedia kala itu Ingvar Carlsson mengatakan militer beberapa kali mengira mendeteksi kapal selam, namun ternyata suara bawah laut yang disebabkan berang-berang laut. (stu)