Retno mengungkapkan kerja sama antara ASEAN dan Korea Selatan selama ini berkembang cukup positif sehingga mampu mendorong pembangunan di ASEAN dan kawasan. Salah satunya, kerja sama di bidang penguatan kapasitas pertanian dan Usaha Kecil Menengah (UKM).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada 2017, Korea Selatan berencana mendirikan ASEAN culture house di Busan dan menetapkan tahun tersebut sebagai ASEAN-ROK Cultural Exchange Year," ujar Retno.
Sementara kerja sama kemitraan ASEAN dengan negara mitra wicara, seperti Jepang, Uni Eropa dan Kanada lebih berfokus di bidang ekonomi. Retno menegaskan kepada negara anggota ASEAN untuk lebih mendorong sektor perdagangan dan investasi sehingga pertumbuhan ekonomi akan terintegrasi dan merata di kawasan.
Di sisi lain, hubungan Indonesia dan Korea Selatan sendiri lebih berfokus kepada people to people contact. Di sela pertemuan AMM, Menlu RI Retno dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-se membahas mengenai kelanjutan upaya bebas visa bagi warga Indonesia ke Korea Selatan dan bersepakat untuk menyelenggarakan Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral (JCBC) pada Desember nanti demi mendorong kerja sama yang lebih komprehensif ke depan.
Tahun ini adalah tahun terakhir kepemimpinan Indonesia dalam kerja sama kemitraan ASEAN-Korea Selatan. Pada periode 2015-2018, kepemimpinan kerja sama kemitraan ASEAN-Korea Selatan akan dilanjutkan oleh Kamboja. (stu/stu)