"Ini menjadi poin yang penting. Bagaimana masyarakat di sini menghormati dan menghargai satu sama lain, menggabungkan perbedaan tanpa mengkonfrontasi," ujar Parolin dalam konferensi pers di kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Rabu (11/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bidang sosial dan budaya, berdasarkan laporan Parolin, Retno mengatakan ruang pameran budaya Indonesia di dalam Museum Vatikan saat ini telah diperluas. "Dulu, ruang di mana terletak candi Borobudur dan artefak sejarah Indonesia hanya seluas 40 meter persegi, kini diperluas menjadi 120 meter persegi," ujarnya.
"Semoga dengan begitu, banyak turis di sana yang tertarik untuk ke Indonesia, seperti Menlu Vatikan yang menyatakan kagum akan keberagaman multikultural di sini," ujar Retno.
Pada 2016 nanti, kata Retno, Radio Vatikan bekerja sama dengan Radio Republik Indonesia akan mengabarkan secara langsung perayaan Hari Raya Paskah di Larantuka, Flores, Nusa Tenggara Timur. (stu)