Menteri Manajemen Risiko Ekuador Maria del Pilar Cornejo mengatakan dalam konferensi pers pada Senin (17/8) bahwa risiko terbesar datang dari melelehnya salju di puncak gunung setinggi 5.900 meter itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Institut Geofisika Ekuador melaporkan pada Senin bahwa belum terdapat hujan abu baru dan bau belerang di daerah tersebut dalam 24 jam terakhir. Namun, mereka menegaskan aktivitas internal gunung berapi itu masih "tinggi" dan aktivitas di permukaanya dalam tingkat ”sedang".
"Tidak ada letusan piroklastik yang terjadi, maka dari itu tidak ada aliran lava. Namun, terdapat bukti pergerakan cairan lava di dalam gunung berapi, begitu pula dengan gas dan magma,” kata Cesar Navas, Menteri Keamanan Ekuador. (stu)