"Tentu Presiden akan memberikan santunan," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang mendampingi Jokowi di Istana King Faishal, Jeddah, seperti dikutip dari Detikcom.
Presiden telah meminta para petugas dari Indonesia untuk memantau kabar terkini soal tragedi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat berat berwarna merah tiba-tiba roboh dan menimpa jemaah yang sedang melaksanakan tawaf di Masjidil Haram, sekitar pukul 17.45 waktu setempat. Itu merupakan jeda antara salat Ashar dan Magrib.
Berdasarkan sebuah video amatir yang diunggah ke YouTube, alat berat itu bergoyang dan jatuh karena kondisi Mekkah saat itu dilanda badai angin dan hujan deras.
Jatuhnya alat berat menimbulkan debuman keras disusul teriakan panik dari orang-orang. Alat berat yang jatuh merupakan bagian pembangunan Masjidil Haram yang belum tuntas.
Petugas menyampaikan, Masjidil Haram akan diperluas sekitar 400 ribu meter persegi agar lebih layak menampung 2,2 juta orang yang beribadah bersamaan.
Diterangkan Syailendra Dharmakitir, Konjen RI di Jeddah kepada CNN Indonesia, dua warga negara Indonesia meninggal dan 30 lainnya luka berat serta ringan. Korban luka sedang dirawat di dua rumah sakit. (adt)