Israel sebelumnya menolak berkomentar secara terbuka tentang penyebab kecelakaan pesawat Metrojet bernomor penerbangan 9268 dari Rusia tersebut, bahkan setelah penyelidik intelijen Amerika Serikat dan Inggris mengungkap pesawat itu dibom oleh gerilyawan Islam.
“Dari apa yang kami pahami, ada kemungkinan besar bahwa ini serangan teroris, itu probabilitas tertingginya,” kata Yaalon yang diwakilkan oleh juru bicaranya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumat lalu, penasihat senior Yaalon urusan Timur Tengah, Amos Gilad, mengatakan spekulasi dini internasional tentang penyebab kecelakaan Rusia akan menjatuhkan sektor pariwisata Mesir.
“Saya lebih memilih diadakan penyelidikan dahulu, kemudian dilakukan pengumuman terpadu,: kata Gilad kepada stasiun televisi Israel Channel One. “Penduduk Mesir tengah menangani terorisme ISIS di Sinai. Dunia harus mendukung mereka,” lanjutnya.
(win/win)