Pemblokiran terhadap Facebook telah diberlakukan di Bangladesh selama tiga pekan, yakni pada 18 November 2015. Pemerintah Bangladesh juga melarang sejumlah situs media sosial lainnya, seperti WhatsApp dan Viber.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, terjadi aksi mogok makan nasional selama satu penuh yang berjalan secara damai, sehari setelah pengadilan memutuskan keduanya menerima hukuman gantung.
Halim menyatakan bahwa pemblokiran terhadap WhatsApp dan Viber akan tetap diberlakukan untuk saat ini.
Bangladesh, yang sebagian besar penduduknya beragama Islam, tengah menghadapi peningkatan kekerasan dari kelompok militan dalam beberapa bulan terakhir. Terdapat dua warga asing dan empat penulis sekuler serta penerbit tewas dalam berbagai aksi kekerasan tahun ini. (ama)