Anggota kerajaan Arab Saudi itu mengatakan dalam akun Twitternya bahwa Trump telah mempermalukan Amerika Serikat dan dia berharap taipan real estate itu mengundurkan diri dari bursa pemilihan umum presiden 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa jam kemudian, pernyataan Alwaleed itu dijawab langsung oleh Trump, juga melalui media sosial Twitter.
"Pangeran bodoh @Alwaleed_Talal ingin mengendalikan politik AS dengan uang ayahnya. Dia tidak akan bisa melakukannya jika saya terpilih," tulis Trump.
Komentar Trump soal pendatang Muslim ke AS telah membuatnya menuai protes dari seluruh dunia. Petisi larangan Trump masuk Inggris telah ditandatangani lebih dari 541 ribu orang.
Bisnis Trump di Timur Tengah juga terancam. Produk "Trump Home" mulai disingkirkan dari pusat perbelanjaan di negara-negara Arab.
Kamis lalu, nama dan foto Trump dihilangkan dari berbagai proyek penginapan dan lapangan golf.
Pangeran Alwaleed adalah keponakan Raja Arab Saudi, Salman. Dia adalah pemilik beberapa perusahaan internasional, salah satunya memiliki saham di Twitter dan Citigroup. Juli lalu dia mengatakan akan menyumbang donasi sebesar US$32 miliar dari perusahaannya ke yayasan bantuan kemanusiaan miliknya.
Menurut laporan Forbes tahun ini, kekayaan Alwaleed mencapai US$26,1 miliar. (den)