"Kami berharap pengumuman penjualan paling cepat pekan ini," kata anggota Kongres AS dari Partai Republik yang tidak disebut namanya, dikutip Reuters, Selasa (15/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taiwan akan membayar US$176 juta untuk dua kapal perang AS dan akan meninjau apakah akan membeli dua unit lagi.
Setiap penjualan senjata AS ke Taiwan menuai protes keras dari Beijing, tidak terkecuali rencana kali ini.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei mengatakan penjualan senjata itu adalah bentuk campur tangan dari hubungan dalam negeri China dan merusak perdamaian di Selat Taiwan serta hubungan Washington-Beijing.
"Kami mendesak AS untuk menyadari sensitivitas masalah ini dan kerugian penjualan senjata bagi Taiwan," kata Hong.
Kendati telah terpisah lama, China masih mengakui Taiwan sebagai bagian dari negaranya dan akan disatukan kembali suatu saat nanti.
Belum ada komentar dari Gedung Putih terkait rencana ini.
Pengamat dan sumber di Kongres meyakini proses penjualan senjata dari AS ke Taiwan sempat mengalami penundaan karena kepentingan pemerintah Obama dalam menjaga hubungan yang stabil dengan China.
China memang merupakan rival bagi kekuatan strategis AS di Asia, namun juga merupakan mitra ekonomi penting sebagai negara dengan perekonomian terbesar dunia. (stu)