Aksi tidak pantas oleh itu dilakukan di tengah pencarian tersangka penyerangan di Paris yang diduga kabur ke Brussels. Saat itu ibukota Belgia tengah ditutup untuk operasi pencarian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat kawan-kawannya pergi, beberapa tentara mengadakan pesta kecil untuk berterima kasih kepada polisi di wilayah itu," kata Berckmans.
Menurut La Dernière Heure, beberapa polisi di pos itu mengatakan para polisi wanita menjadi "bergairah dan gila" saat tahu tentara akan tinggal di tempat itu.
"Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi," lanjut Berckmans lagi.
Brussels berada di tingkat tertinggi kewaspadaan terhadap terorisme bulan lalu setelah serangan di Paris yang menewaskan 130 orang. Tiga dari penyerang adalah warga Brussels.
Selama pencarian pelaku, Brussels menutup seluruh kegiatan bisnis, sekolah dan kantor. Sarana transportasi, museum dan bioskop juga dilarang beroperasi dan ribuan polisi dan tentara disebar di seluruh kota. (den)