Seperti dikutip stasiun berita CCTV, peretasan terhadap situs Tsinghua University terjadi pada Minggu (17/1) dan diungkapkan oleh koran kampus Qingxin Times pada Senin (18/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Qingxin Times, penyelidikan telah dilakukan untuk mengungkap pelaku peretasan yang diketahui bernama julukan "Don-2". Pelaku dikenal pernah meretas beberapa situs lainnya.
Ini adalah kali pertama peretas ISIS membobol situs di China.
Tsinghua adalah kampus terkenal di Beijing yang terlibat dalam berbagai proyek penelitian pertahanan dan keamanan nasional pemerintah China.
Laman South China Morning Post menuliskan bahwa kebanyakan situs kampus memiliki keamanan serangan siber lebih baik dari situs pemerintah.
Tsinghua disebut salah satu tempat lahirnya kemajuan teknologi informatika di China dengan tim keamanan siber terkuat di negara itu.
Menurut ahli keamanan siber di kampus itu yang terlibat dalam penyelidikan, peretas kemungkinan memanfaatkan lemahnya kata kunci dalam situs tersebut. Dia meragukan ISIS memiliki teknologi canggih untuk membobol firewall situs Tsinghua.
ISIS telah menganggap China sebagai satu dari 18 negara musuh mereka tahun lalu. (ama)