Jajak pendapat Forsa yang dilansir Rabu (20/1) menunjukkan banyak yang khawatir akan persoalan keamanan dan kejahatan setelah pelecehan seksual di Cologne pada malam Tahun Baru yang diduga dilakukan oleh imigran.
Kebijakan Merkel yang membuka pintu bagi imigran, dan tekadnya bahwa Jerman bisa menangani arus imigran sebanyak 1,1 juta pada tahun lalu telah membuat repot otoritas lokal dan memecah koalisi partai Merkel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, dukungan untuk Merkel anjlok 4 poin menjadi 44 persen. Meski begitu, Merkel tetap unggul dari Gabriel yang naik 1 poin menjadi 16 persen.
Merkel berada di bawah tekanan beberapa rekannya di partai konservatif--terutama sekutunya di Bavaria yang menjadi titik masuk bagi kebanyakan imigran di Jerman--untuk mengubah kebijakannya lalu menutup perbatasan Jerman.
Jajak pendapat itu juga menunjukkan 55 persen Jerman lebih memilih untuk menutup perbatasan agar menyetop arus imigran.
Pemilu federal Jerman akan dilangsungkan pada 2017 mendatang.