Yost mengatakan bahwa sangat penting bagi para calon kandidat presiden untuk menarik perhatian komunitas internasional, terutama Asia. Pasalnya, kebijakan yang diambil oleh pemerintah AS akan berpengaruh terhadap Asia, begitu pula sebaliknya.
Pria yang bekerja di Senat AS ini kemudian menjabarkan bahwa Clinton sangat paham mengenai Asia Tenggara dan Indonesia karena ia pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS periode 2009-2013.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Yost juga melihat potensi dalam diri dua kandidat capres dari Partai Republik, yaitu Jeb Bush dan Marco Rubio.
"Rubio adalah warga Kuba-Amerika yang patut diperhatikan. Rubio dan [Jeb] Bush paham mengenai kawasan ini," kata Yost.
Namun, Yost mengatakan bahwa siapapun kandidat yang terpilih menjadi presiden harus menggandeng satu orang khusus yang mengerti tentang Asia.
"Saya harap, siapapun yang terpilih, mereka dapat menggandeng asisten yang paham betul Asia," katanya. (ama)