Seperti dikutip Reuters, Trump yang menjadi sorotan utama karena pernyataannya yang kontroversial mendapatkan 34 persen suara, memuncaki primer New Hampshire untuk Partai Republik.
Menyusul Trump adalah John Kasich dengan 16 persen dan Ted Cruz 12 persen. Sebelumnya dalam kaukus Iowa, Crus mengungguli Trump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sanders mendapat 58 suara, disusul oleh Hillary Clinton dengan 40 persen, dalam penghitungan suara sebanyak 21 persen.
"Anda bisa pastikan bahwa kemenangan kita malam ini akan menuai respons putus asa dari para elite keuangan dan politisi negara ini yang ingin menghentikan upaya kita mengubah Amerika," kata Sanders dalam email kepada para pendukungnya.
Negara bagian pertama yang menggelar primer, New Hampshire tidak bisa dianggap sebagai tolok ukur kemenangan seseorang menjadi calon presiden.
Contohnya tahun 1992, Bill Clinton dikalahkan oleh Paul Tsongas di negara bagian ini. Namun dalam pemilu, Bill Clinton menang ke Gedung Putih.
Manajer kampanye Hillary Clinton Robby Mook dalam memonya mengatakan pertarungan yang menentukan kemenangan kandidat calon presiden akan terjadi pada Maret.
"Sangat sulit, tapi bukannya tidak mungkin, Demokrat menang tanpa dukungan dari pemilih Afrika-Amerika dan hispanik. Pemenangnya akan ditentukan pada Maret bukan Februari dan kami percaya posisi Hillary Clinton sangat baik," kata Mook.