Dilaporkan Saudi Gazette pada Kamis (11/2), sumber yang dikutip dari harian Makkah Arabic menyatakan bahwa Biro Investigasi dan Kejaksaan (BIP) di Mekkah mengembalikan berkas kasus insiden crane ini ke kantor utama BIP di Riyadh pada awal pekan ini. Dalam berkas tersebut terdapat 10 nama tersangka baru.
Berkas tersebut sudah memuat 40 nama tersangka yang merupakan para teknisi dari Saudi Binladen Group, perusahaan kontraktor utama proyek perluasan Masjidil Haram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Raja Saudi: Jangan Campuri Urusan Kami |
Sementara itu, kerusakan yang disebabkan oleh jatuhnya crane tersebut telah diperbaiki, sehingga menciptakan ruang yang lebih luas bagi para jemaah yang menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram.
Crane raksasa yang jatuh pada 11 September 2015 di area Masjidil Haram menyebabkan 111 jemaah haji tewas, dan 394 lainnya terluka. Crane itu dioperasikan oleh Saudi Binladen Group, perusahaan yang dibangun oleh Mohammad Bin Laden, ayah dari tokoh militan al-Qaidah, Osama bin Laden.
Crane itu kini telah dipindahkan ke wilayah yang jauh dari Masjidil Haram. (ama)