Menurut laporan Letnan Hani al-Jumaili, perwira polisi dari kota terdekat, Amriyat Falluja, helikopter itu jatuh di daerah Fuhailat, garis depan kubu ISIS yang berjarak sekitar 15 km sebelah tenggara dari Falluja,
"Laporan awal menunjukkan helikopter ditembak jatuh oleh senapan mesin anti-pesawat," kata Jumaili pada Rabu (18/2).
Lihat juga:Amerika Serikat Desak NATO Ikut Perangi ISIS |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden itu terjadi sehari setelah helikopter militer lainnya jatuh di Irak selatan karena kesalahan teknis, menewaskan sembilan orang.
Lihat juga:Kenya Akan Bangun Penjara Khusus Ekstremis |
Pasukan Irak juga mendapat bantuan militer berupa serangan udara dari koalisi internasional pimpinan AS untuk menggempur markas-markas ISIS.
Namun, sejumlah pejabat Irak yang tidak dipublikasikan namanya menyatakan frustrasi dengan tingkat kecepatan dan kedalaman serangan udara koalisi pimpinan AS. Pada Oktober lalu, tersiar kabar bahwa Irak memberikan sinyal akan menerima bantuan Rusia dalam menggempur ISIS.
Akhir pekan lalu, Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Rogozin, mengumumkan siap menjual pesawat sipil dan akan tetap memberikan bantuan militer kepada Irak untuk membantu melawan kelompok militan ISIS. (ama)