Al-Shabaab sebelumnya telah kerap melakukan serangan serupa di ibu kota Somalia, Mogadishu, dan tempat lain dengan tujuan melengserkan pemerintahan. Sebagai gantinya, kelompok militan itu ingin memberlakukan humum Syariah ketat menurut versi mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi mengtaakan seorang pengebom bunuh diri di mobil meledekkan diri di persimpangan, lalu disusul bom kedua di restoran, yang kemungkinan sudah ditanam atau dilakukan pengebom bunuh diri.
“Kami menargetkan pejabat dan pasukan pemerintah,” kata juru bicara operasi militer al-Shabaab, Sheikh Abdiasis Abu Musab. Ia menambahkan bahwa terdapat pos polisi di dekat lokasi pengeboman.
Serangan ini menyusul bom mobil di dekat sebuah taman dan hotel di Mogadishu pada Jumat, yang menewaskan 14 orang. (stu)