Rakeem Jones, 26, digiring keluar kampanye pada Rabu malam lalu oleh pihak polisi, setelah John McGraw memukulnya di wajah.
Video insiden tersebut viral di media sosial, memicu kecaman karena polisi terlihat justru membekuk Jones dan bukannya McGraw yang menyerang.
Lihat juga:Donald Trump: Islam Membenci Kita |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlepas dari afiliasi politik, pidato, ras, asal negara, warna, jenis kelamin, reputasi buruk, tindakan sebelum atau demonstrasi politik, tidak ada warga yang punya hak untuk menyerang orang lain atau untuk bertindak sedemikian rupa seperti yang tergugat ini lakukan," kata Earl Butler, sherif Cumberland County, North Carolina.
Ditanya tentang insiden tersebut saat debat Republik Kamis malam (10/3), Trump mengatakan ia tidak memaafkan kekerasan tapi mengatakan bahwa beberapa demonstran “memang jahat.”
“Saya ingin memukulnya di wajah,” kata Trump soal seorang pengunjuk rasa dalam kampanyenya di Nevada bulan lalu.
Trump saat ini memimpin perolehan suara dari kandidat Partai Republik lain, menuju pemilu presiden AS November mendatang. (stu)